Ilustrasi perempuan (pexels.com/Christina Morillo)
Salah satu dampak paling merugikan dari good girl syndrome adalah pengorbanan kebahagiaan pribadi demi citra baik. Seseorang yang selalu berusaha terlihat sempurna di mata orang lain sering kali merasa tertekan karena terus hidup dalam bayang-bayang ekspektasi yang tidak realistis.
Padahal, kebahagiaan tidak bisa ditemukan dengan mengikuti standar orang lain. Kebahagiaan sejati datang ketika kamu bisa jujur pada diri sendiri dan hidup sesuai dengan nilai-nilaimu. Menjadi baik bukan berarti mengorbankan segala sesuatu untuk orang lain, tetapi tetap menjaga keseimbangan antara peduli pada orang lain dan mencintai diri sendiri.
Memahami bahwa kamu tidak perlu menyenangkan semua orang adalah langkah penting menuju kebebasan emosional. Kebahagiaanmu jauh lebih berharga daripada sekadar citra yang baik di mata orang lain.
Good girl syndrome bukanlah hal yang sehat untuk dipertahankan karena dampaknya yang merugikan, mulai dari kehilangan identitas diri hingga mengorbankan kebahagiaan pribadi. Penting untuk menyadari bahwa kamu tidak perlu selalu memenuhi ekspektasi orang lain. Dengan menetapkan batasan, fokus pada pengembangan diri, dan mengutamakan kebahagiaanmu sendiri, kamu bisa menjalani hidup yang lebih seimbang dan memuaskan. Ingatlah, menjadi baik itu penting, tetapi menjadi bahagia jauh lebih berharga.
Sumber:
- https://www.cxomedia.id/love-and-relationship/20230207153856-92-177927/reasons-being-a-good-girl-is-not-always-good-for-your-mental-health#:~:text=When%20you%20have%20good%20girl,saying%20something%20to%20your%20partner.
- https://sharonmartincounseling.com/why-being-a-good-girl-isnt-always-a-good-thing/
- https://health.clevelandclinic.org/good-girl-syndrome
- https://shawnfink.com/good-girl-syndrome/