Comscore Tracker

5 Puisi Bermakna Saling Memaafkan untuk Hari Raya Idulfitri

Karena manusia tidak luput dari dosa

Puisi adalah media untuk mengungkapkan perasaan atau menyampaikan aspirasi. Dari sisi penulis akan menyampaikan apa yang ingin diungkapkan atau disampaikan secara seringkas mungkin, namun tersirat makna yang mendalam. Banyak makna tersirat yang terkandung dalam puisi karena puisi sebagai perwujudan dari apa yang dilihat dan dirasakan.

Puisi dapat menjadi media perenungan diri dalam menyambut hari raya Idulfitri. Perenungan akan semua kekhilafan diri yang telah dilakukan baik secara sengaja maupun tidak. Hari raya Idul Fitri sebagai momentum untuk kembali suci, membersihkan diri dari segala kekhilafan yang telah diperbuat selama ini. Karena perayaan hari raya Idul fitri selalu identik dengan saling memaafkan dan mohon pengampunan dosa kepada Allah SWT.

Berikut 5 puisi singkat yang menyentuh hati tentang saling memaafkan yang cocok sebagai bahan perenungan diri hingga ucapan selamat hari raya Idulfitri.

Baca Juga: 40 Kata-Kata Jawaban Ucapan Minta Maaf Sepenuh Hati

1. Permintaan maaf menggema

5 Puisi Bermakna Saling Memaafkan untuk Hari Raya IdulfitriIlustrasi mencium tangan (freepik.com/rawpixel.com)

Bergema suara takbir
bertakbir jua permintaan maaf
maaf itu menggema
saling menyampaikan
saling disampaikan

Inilah guna ada agama
sebagai tujuan
merupa doa dan puja
juga merupa maaf dan ampunan

puncak yang sepi
kini akan tersalami
kembalilah suci
jangan lagi membebani diri dengan dosa memutus silaturahmi.

Selamat merayakan hari raya Idul Fitri.

Puisi ini tersirat makna manusia sebagai mahkluk ciptaan Allah yang paling sempurna di antara ciptaan lainnya tidak tidak lepas dari dosa. Dosa yang diperbuat baik sengaja maupun tidak tidak sengaja. Dosa adalah maut yang membebani diri bahkan memutus tali silahturahmi. Dan ini dibenci Allah SWT.

Perayaan hari lebaran atau Idulfitri menjadi momentum untuk saling memaafkan dan kembali menyambung silaturahmi yang sempat terputus. 

2. Maaf di antara ruang dan waktu

5 Puisi Bermakna Saling Memaafkan untuk Hari Raya IdulfitriIlustrasi jam (IDN TIMES/Aisyah D.)

Kata-kata saling menyambut
di antara ruang dan waktu
tibalah saatnya meminta maaf

yang lalu bersombong diri
yang lalu saling memaki
yang lalu berebut harta tahta
kini bermaafanlah
sudahi keributan.

mari kembali ke fitri
bebaskan dosa dan kembali suci
semoga Allah berkahi

Puisi ini menyampaikan pesan bahwa manusia kadang menjadi sombong akan kehebatan yang dimilikinya padahal semua itu berasal dari Allah, kadang manusia tidak lepas dari emosi sesaat hingga memaki sesama sehingga tidak tercipta kedamaian dan ini hal yang dibenci Allah. Bahkan manusia pun tamak akan harta dan kekuasaan.

Perayaan hari kemenangan bagi setiap umat muslim yang beriman wajib menjalankan ibadah puasa untuk memperoleh keberkahan dan pengampunan dosa.

3. Maaf

5 Puisi Bermakna Saling Memaafkan untuk Hari Raya IdulfitriIlustrasi berdoa (freepik.com/jcomp)

Maaf merupa rindu pada api yang menyala
apakah manusia benar-benar tak ada yang juara
sebab dosa sudah menghalangi langkah
malu.

Benarkah malu menghalangi semua
sesulit itukah menyadari diri dalam rasa bersalah
sesulit itukah memulai permintaa maaf
sampai kapan dosa mengembara
silaturahmi menjadi perperangan tanpa perdamaian.

Ya Allah
ampunilah dosa-dosa hamba
jika itu ternyata ada pada diriku.

Maaf.
Mohon Maaf Lahir Batin.

Puisi ini menyiratkan makna dari kata maaf adalah satu kata yang sederhana namun terkadang sulit untuk diucapkan. Ego manusia yang mendominasi diri menjadikan sulit untuk mengatakan maaf. 

Mengucapkan kata maaf bukan berarti kita menjadi pihak yang kalah, namun menunjukkan derajat keimanan kita lebih tinggi daripada ego.

4. Keikhlasan diri

5 Puisi Bermakna Saling Memaafkan untuk Hari Raya IdulfitriIlustrasi berdoa (pexels.com/Thirdman)

Manusia tak luput dari dosa
sudah benar, pribahasa itu membisik pada telinga dan pikiran manusia
namun pernahkan manusia berpikir, menyudahi perkara dosa itu.

Dalam doa, manusia ingin bersih jiwanya
namun mereka lupa mengikhlaskan diri
menyudahi semua yang dibenci dalam pikirannya
termasuk pertengkaran dengan tetangga

Manusia antar manusia sudah seharusnya
mengikhlaskan diri
meminta maaf
meski ego terkadang membatasi
meski ego kerap tak menyadari
salah apa yang telah diperbuat

semoga
usai mengikhlaskan diri dengan maaf
sebagai manusia, bisa kembali bersih jiwanya.

Puisi ini memberi pesan sehebat-hebatnya manusia, tetaplah manusia yang lemah di hadapan Allah. Manusia adalah lemah di hadapan Allah karena memang Allah menciptakan manusia dalam kondisi yang sangat lemah, artinya selama masih berada di dunia akan selalu tergantung kepada sesama dan Allah.

Keikhlasan diri menjadi kunci untuk menyempurnakan. Bagi Allah SWT sangatlah mudah mencabut nyawa kita kapan dan di mana saja. Karenanya, kita harus selalu bersiap diri menyambut maut dengan iman dan keikhlasan diri.

5. Tentang maaf di hari kemenangan

5 Puisi Bermakna Saling Memaafkan untuk Hari Raya IdulfitriIlustrasi kumpul keluarga (IDN TIMES/Delweys Octoria)

Permintaan maaf bak rumput terlahap mata api
terbakar ia dalam membersihkan rasa bersalah
merelakan demi langkah baru dalam kebersamaan
silaturahmi perlu untuk dijaga.

Itulah kenapa di hari lebaran, maaf bertebaran
langkah kaki terasa ringan
melangkah ke kanan dan kiri
bahkan melaju kencang di tempat-tempat kejauhan.

Itulah kenapa di hari lebaran, maaf bertebaran
para perantau pun rela tinggalkan pekerjaan
demi mendapatkan maaf di kampung halaman.

Puisi ini menyiratkan makna saling memaafkan akan mempermudah langkah kita di dunia. Memaafkan menunjukkan bahwa orang tersebut adalah lemah dan tidak memiliki kekuatan, akan tetapi Nabi SAW mengatakan bahwa barang siapa yang memaafkan maka Allah akan tambah kemuliaannya.

Mengucapkan kata maaf memang sulit, namun dengan saling memaafkan maka akan menyempurnakan perayaan di hari kemenangan. Dengan kembali suci, maka langkah kita dalam menjalani hidup terasa lebih ringan.

Itulah 5 puisi bermakna saling memaafkan yang cocok sebagai bahan perenungan diri hingga ucapan selamat hari raya Idulfitri. Lima puisi yang menyiratkan makna dan ungkapan perasaan dalam menyambut hari kemenangan.

Selamat merayakan hari raya Idul Fitri! 

Baca Juga: Cara Membalas Ucapan Minal Aidin Wal Faizin dengan Benar

Irma Sigalingging Photo Community Writer Irma Sigalingging

Semoga tulisan saya bermanfaat dan menghibur.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya