Comscore Tracker

7 Film Hebat Besutan Sutradara yang Buruk, Pernah Kamu Tonton?

Sebagian besar film di daftar ini diproduksi tahun 90an

Buat pecinta sinema, mudah rasanya untuk membuat daftar panjang sutradara film yang tidak disukai. Namun rasa-rasanya, itu terlalu subyektif. Jadi, bagaimana kalau kita membahas film-film keren yang justru dibuat oleh sutradara yang buruk?

Jarang diketahui, 7 film hebat di bawah ini justru disutradari oleh sutradara yang punya citra buruk di Hollywood. Berikut daftarnya!

Baca Juga: 20 Rekomendasi Film Blockbuster Terbaik di Tahun 2022, Catat!

1. Star Wars: Episode V: The Empire Strikes Back (1980)

https://www.youtube.com/embed/JNwNXF9Y6kY

Yaps, jarang ada yang tahu kalau sutradara The Empire Strikes Back (1980) ini memiliki catatan buruk dalam mengarahkan film. Sebut saja RoboCop 2 (1990) dan On Deadly Ground (1994) yang dibintangi Steven Seagal.

Dengan karakter yang telah muncul dalam A New Hope (1977), Irvin Kershner justru berhasil membawa film ini menjadi salah satu film sci-fi terbaik sepanjang masa. Bahkan, memiliki tempat khusus di dalam budaya populer.

Film ini berhasil melebarkan semesta Star Wars, menambah karakter ikonik seperti Boba Fett dan Lando Calrissian di dalamnya. Namun tentu saja, banyak yang menganggap Kirshner sebagai "pengarah" saja mengingat ide kreatifnya berasal dari George Lucas.

2. The Crow (1994)

https://www.youtube.com/embed/N5uPZ7ocsqA

Jika boleh jujur, Dark City (1998) lebih baik daripada film ini. Namun apakah film itu rewatchable? Jawabannya adalah tidak. Sebagai adaptasi dari novel grafis James O'Barr, The Crow (1994) tak hanya menampilkan suasana suram di dalamnya. Lebih dari itu, film ini memiliki gairah dan diisi oleh karakter ikonik.

Salah satunya adalah tokoh utamanya yang dibintangi oleh Brandon Lee. Ada pula karakter Top Dollar (Michael Wincott) dengan ciri khas suara serak nan karimastik. Belum lagi deretan lagu dari Stone Temple Pilots, Nine Inch Nails, dan Rollins Band. Ohya, selain dua film di atas, tak ada lagi yang bisa dibanggakan dari Alex Proyas.

3. Event Horizon (1997)

https://www.youtube.com/embed/2nlkEY-3CMI

Paul WS Anderson dikenal lewat film-filmnya yang medioker. Salah satunya adalah waralaba Resident Evil (2002-2016). Namun, kita semua pasti setuju kalau film di atas adalah film terbaiknya. Terinspirasi dari film tahun 1963 The Haunting, Event Horizon (1997) menjadi salah satu film horor sci-fi terbaik dengan latar luar angkasa.

Dengan Sam Neill dan Lawrence Fishburne sebagai tokoh utamanya, film ini menarik banyak pengikut dan membuatnya sebagai cult classic. Fakta menarik: versi asli dari film berdurasi 135 menit ini diisi oleh cuplikan penuh dari adegan "Hellish torture dimension" yang muncul sekilas dalam versi pendeknya.

4. The Mummy (1999)

https://www.youtube.com/embed/f7oKxlaUBac

Banyak yang menganggap Stephen Sommers gagal dengan Van Helsing (2004). Namun sebelumnya, ia telah menyutradai salah satu film ikonik di masa kecil kita: The Mummy (1999). Terinspirasi oleh James Cameron, Sommers menggabungkan live-action, prosthetics, dan citra digital untuk membuat salah satu sosok villain paling mengerikan.

Film ini juga menjadi puncak ketenaran Brendan Fraser, yang setelahnya membintangi banyak film aksi. Belum ada film Mummy yang bisa menandingi film ini, bahkan versi remake yang dibintangi Tom Cruise di tahun 2017.

5. The Sixth Sense (1999)  

https://www.youtube.com/embed/3-ZP95NF_Wk

Mengisi salah satu slot dalam "Daftar film terbaik tahun 1999", The Sixth Sense arahan M. Night Shyamalan tetap menjadi film terbaiknya hingga saat ini. Haley Joel Osment sebagai bocah yang bisa melihat hantu memberikan penampilan yang nyaris sempurna. 

Ketakutan di matanya terlihat jelas, yang berpadu dengan banyak momen menyeramkan dalam film ini. Pengaturan warna dan ruangan juga patut diacungi jempol, yang semakin membuat bulu kuduk penonton bergidik. 

Shyamalan juga mengambil pendekatan yang sangat Hitchcockian dengan angka "6" yang sarat dengan simbolisme. Sayangnya, film-film berikutnya tidak pernah sebagus film ini.

6. Donnie Darko (2001) 

https://www.youtube.com/embed/AOIPyZBySds

Richard Kelly bukanlah seorang sutradara yang baik. Begitu pun semua filmnya. Awalnya, Donnie Darko (2001) juga nyaris dianggap sebagai film gagal, sampai akhirnya menjadi cult classic yang terus ditonton ulang oleh para sinefil.

Banyak yang bertanya-tanya mengapa film ini terus bertahan dalam waktu yang lama. Apakah film ini satire yang cerdas? Apakah film ini memiliki implikasi filosofis yang dalam? Atau, mungkin saja karena penampilan Jake Gyllenhaal yang spektakuler? Yaps, masih banyak alasan mengapa kita semua mencintai film ini.

7. Rampage (2009)

https://www.youtube.com/embed/RTvjjxWguNE

Sama seperti Ed Wood, Uwe Boll menjadi terkenal karena film-filmnya yang buruk. Namun, film ini adalah pengecualian. Bukan, film ini bukan film aksi yang dibintangi oleh Dwayne "The Rock" Johnson di tahun 2018.

Alih-alih film ramah keluarga, Rampage (2009) justru bersenang-senang dengan tema yang cukup gelap: bagaimana yang kuat membunuh yang lemah. Dikisahkan kalau sosok "protagonis" berlari di sekitar kota kecil hanya untuk bertahan hidup. Bagaimana kelanjutannya? Silahkan tonton keseluruhan film ini.

Menyebut sebuah film buruk atau seorang sutradara itu buruk tergantung pada selera masing-masing. Namun, tidak dapat disangkal kalau beberapa film hebat justru lahir dari tangan mereka. Semoga daftar film di atas menambah watchlist-mu, ya!

Baca Juga: 10 Film Natal Terbaik di Netflix pada 2022, Ada Falling for Christmas

Shandy Pradana Photo Community Writer Shandy Pradana

"I don't care that they stole my idea. I care that they don't have any of their own." - Tesla // I am a 20% historian, 30% humanist and 50% absurdist // For further reading: linktr.ee/pradshy

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya