TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Destinasi Wisata Hutan di Sulsel yang Sebaiknya Kamu Kunjungi

Dari Malino, Bulu Tanah, sampai hutan mangrove Sinjai

Pengunjung menunggang kuda di kawasan wisata Hutan Pinus Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/10/2020). (ANTARA FOTO/Arnas Padda)

Pesona wisata Sulawesi Selatan memang gak ada habisnya. Selain pantai dan pulau-pulau menakjubkan, hutan-hutan keren di daerah pegunungan gak bisa dilupakan. Semuanya menawarkan pengalaman jalan-jalan menyenangkan, sembari bersentuhan langsung dengan alam.

Sebagai penambah referensi, berikut kawasan wisata hutan di Sulsel pilihan IDN Times. Mulai dari yang sudah terkenal sampai yang baru diresmikan, dari yang berada di ketinggian sampai bibir pantai.

Baca Juga: 5 Tujuan Wisata Malino yang Bikin Kamu Betah di Alam

1. Wisata Hutan Pinus Malino (Gowa)

Pengunjung menunggang kuda di kawasan wisata Hutan Pinus Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/10/2020). (ANTARA FOTO/Arnas Padda)

Pasti kamu sudah gak asing dengan yang satu ini. Berada pada ketinggian 1.200 mdpl, kawasan wisata Hutan Pinus Malino di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, jadi salah satu tujuan populer wisatawan lokal dan mancanegara untuk berlibur. Jaraknya pun cukup dekat dari Makassar, sekitar 2,5 jam perjalanan atau 64 kilometer.

Beragam aktivitas bisa kamu lakukan di sini. Mulai dari sekadar jalan-jalan menikmati udara dingin nan sejuk, berkemah bareng teman-teman, mendaki atau menunggangi kuda yang disewakan.

Di sekitar kawasan wisata Hutan Pinus Malino juga terdapat spot yang gak kalah menarik. Ada kebun teh, goa peninggalan tentara Jepang di Perang Dunia II, air terjun Takapala dan Lembanna serta Holyland Malino. Mau nginap tapi gak pengin berkemah? Banyak vila yang bisa kamu sewa dengan rentang harga Rp700 ribu sampai Rp1,5 juta per malam.

2. Puncak Tinambung Bissoloro (Gowa)

Pemandangan kawasan hutan pinus Puncak Tinambung di Kelurahan Bissoloro, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. (Instagram.com/kedaiblok_i)

Masih berada di Kabupaten Gowa, kawasan hutan pinus Puncak Tinambung ini berjarak sekitar 42 kilometer (2 jam perjalanan) dari Makassar. Salah satu spot alternatif selain Malino ini juga dikenal sebagai tujuan camping populer.

Gak cuma berkemah, kamu bisa menyewa vila yang dimiliki penduduk setempat. Biaya sewanya juga cukup terjangkau, kok. Antara Rp300 ribu sampai Rp 700 ribu per malam. Oh iya, Puncak Tinambung ini menawarkan pengalaman sunrise dan sunset dari ketinggian 1.500 mdpl.

Baca Juga: Gak Cuma Bantimurung, Ini 5 Spot Wisata Maros yang Wajib Kamu Kunjungi

3. Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung (Maros-Pangkep)

Pengunjung menikmati pemandangan alam di kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) di Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (16/11/2019). (ANTARA FOTO/Arnas Padda)

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) di Kabupaten Maros dan Pangkajene Kepulauan (Pangkep) juga jadi salah satu spot hutan wisata kesohor di Sulsel. Jaraknya dari Makassar cuma sekitar 43 kilometer dari Makassar atau 1,5 jam perjalanan.

Nah, kawasan TN Babul punya banyak spot yang bisa kamu kunjungi. Ingin melepas penat dengan suasana segar? Ada air terjun Bantimurung. Gemar kupu-kupu? Ada museum dan penangkaran serangga memesona itu, dengan koleksi mencapai 240 spesies.

Ingin memacu adrenalin? Kamu bisa meniti Helena Sky Bridge yang berada tepat di atas Taman Kupu-Kupu. Punya minat sejarah? Aktivitas menelusuri gua-gua karst Rammang-Rammang patut dicoba. Pokoknya lengkap deh!

4. Hutan Mangrove Tongke-Tongke (Sinjai)

Pemandangan di kawasan wisata hutan mangrove Tongke-Tongke di Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. (Dok. Muhammad Fajriansyah - Instagram.com/fajriansyahmuh)

Ingin mencoba wisata hutan dengan nuansa pesisir? Kawasan wisata hutan mangrove Tongke-Tongke di Kabupaten Sinjai ini layak kamu jajal. Jaraknya dari kota Sinjai cuma 8 kilometer (20-25 menit) atau 169 kilometer (7 jam perjalanan) dari Makassar.

Lahir dari inisiatif warga setempat, tempat ini termasuk salah satu hutan mangrove terluas dan paling rapat di seluruh Indonesia loh. Di dalam kawasan seluas 173,9 hektare ini terdapat banyak fauna yang bisa kamu temui.

Dari kelelawar, burung belibis, bangau serta beragam jenis serangga. Semua bisa kamu saksikan saat meniti jembatan kayu yang membentang dan mengitari kawasan ini. Biaya masuk Rp3 ribu untuk anak-anak dan Rp5 ribu bagi orang dewasa, dengan biaya tambahan untuk parkir kendaraan.

Baca Juga: 5 Hotel Berdesain Unik di Sulsel untuk Liburan yang Berkesan

Berita Terkini Lainnya