Comscore Tracker

Seluk-Beluk Beautiful Malino, Agenda Wisata Andalan Milik Gowa

Siapa bilang harus keluar pulau demi suasana lembah sejuk?

Makassar, IDN Times - Agenda tahunan Beautiful Malino edisi 2019 dihelat pada Jumat 12 Juli hingga Minggu 13 Juli mendatang. Event pariwisata utama milik Pemerintah Kabupaten Gowa itu sudah masuk edisi ketiga setelah pertama kali diadakan pada tahun 2017 silam.

Berpusat di Kawasan Hutan Pinus Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Gowa, acara ini mengajak para pengunjung dan undangan merasakan langsung hawa dingin khas lembah. Penduduk Makassar pun tak harus jauh-jauh menuju Bogor, Batu atau Kaliurang. Cukup berkendara selama dua jam lebih, dan wisatawan siap disambut suasana asri nan tenang.

Nah, berikut ini IDN Times menyajikan seluk-beluk Beautiful Malino yang gaungnya sudah terdengar sejak beberapa bulan silam.

1. Beautiful Malino digagas sebagai usaha Pemkab Gowa memajukan potensi pariwisata

Seluk-Beluk Beautiful Malino, Agenda Wisata Andalan Milik GowaHumas Pemkab Gowa

Baca Juga: Menyejukkan, 5 Objek Wisata Ini Wajib Kamu Kunjungi Bila ke Malino

Beautiful Malino pertama kali digodok Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa pada awal tahun 2017. Kawasan Tinggimoncong, yang selama ini jadi primadona masyarakat kota Makassar jika hendak melarikan diri dari penatnya rutinitas, coba dikenalkan ke publik nasional. Selain itu, pemkab setempat coba menggenjot sisi pariwisata.

Jika Makassar terkenal dengan wisata pantai dan Maros berkat bukit karst eksotis, Gowa hendak menonjolkan lanskap lembah nan menyejukkan. Belum lagi jika berbicara tentang kebun teh, hutan pinus hingga kebun bunga di Malino yang menjadi spot andalan bagi mereka yang doyan ber-swafoto.

Ini sejalan dengan agenda Bupati Adnan Purichta Ichsan dan Wabup Abdul Rauf Malaganni Kr Kio yang ingin memasukkan nama Malino dalam daftar destinasi wisata nasional. Edisi pertama dihelat pada 14-15 Juli 2015, Beautiful Malino langsung dimasukkan dalam kalender event tahunan provinsi Sulawesi Selatan.

2. Rutin hadirkan musisi papan atas Indonesia

Seluk-Beluk Beautiful Malino, Agenda Wisata Andalan Milik GowaInstagram.com/beautifulmalino

Beautiful Malino terdiri atas beberapa acara yakni karnaval budaya, pameran pembangunan, lomba sepeda gunung, lari lintas alam, lomba foto, summer camp, dan penampilan sejumlah musisi nasional. Sejumlah lahan rutin disediakan bagi para pengunjung yang hendak menikmati rangkaian event sembari berkemah.

Yang menyedot atensi publik tentu saja roster musisi yang datang langsung ke Malino menghibur pengunjung tiap tahunnya. Pada edisi perdana 2017, panitia mengundang Adi eks-Naff, Musikimia --proyek sampingan personel Padi sebelum reuni-- serta Andra and the Backbone.

Setahun berselang, 2018, giliran Pusakata --band bentukan Is usai hengkang dari Payung Teduh--, D'Masiv dan Kotak sebagai penampil utama. Tradisi hadirkan band rock tetap dipertahankan meski pada tahun ini musinya lebih beragam, musisi yang diundang pun lebih banyak.

Sejumlah band indie lokal kebagian merasakan manggung di lembah Malino seperti Kapal Udara, Natinson dan Senjanada. Ada juga Jad N Sugy, jebolan ajang pencarian bakat X Factor Indonesia. Gigi dan penyanyi solo Andmesh Kamaleng didapuk sebagai main guest Beautiful Malino 2019.

3. Berdampak positif pada pelaku UMKM di sekitar venue

Seluk-Beluk Beautiful Malino, Agenda Wisata Andalan Milik GowaHumas Pemkab Gowa

Meski alokasi dana dari APBD tak berubah yakni hanya Rp1 miliar, Pemkab Gowa optimistis jika angka pengunjung Beautiful Malino tahun ini kembali naik signifikan. Saat edisi perdana hanya menggaet 30 ribu pengunjung, angka menanjak menjadi 60 ribu orang helatan tahun 2018. Target pun dipatok lebih tinggi yakni 100 ribu, didasarkan pada fakta jika tren antusiasme publik meningkat.

Dengan anggaran "seadanya", dampak ekonomi justru paling dirasakan pelaku usaha kecil dan menengah yang bertebaran di sekitar kawasan wisata tersebut. Contonya para pengelola villa, homestay hingga UMKM yang bergerak di sektor kuliner. Tahun lalu pihak penyelenggara mencatat jika total transaksi mencapai Rp24 miliar.

Plt Kabag Humas dan Kerjasama Pemkab Gowa, Abdullah Sirajuddin, menyuarakan rasa optimis jika Beautiful Malino sudah layak masuk dalam agenda nasional milik Kementerian Pariwisata. Ia merujuk pada gelaran yang sudah dihelat tiga tahun berturut-turut, infrastruktur pendukung, aksesibilitas dan masih banyak lagi.

Bagi kamu yang sedang di event ini, selamat menikmati Malino, ya!

Baca Juga: Menyesapi Keindahan Malino: Kota Kembang nan Sejuk di Selatan Sulawesi

Topic:

  • Ach. Hidayat Alsair
  • Irwan Idris

Just For You