Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Satu Lagi Pemain Muda PSM Pamit, Kali Ini Giliran Dzaky Asraf
Dzaky Asraf saat masih memperkuat PSM Makassar di musim 2025/2026. (instagram.com/psm_makassar)
  • Dzaky Asraf resmi mengumumkan perpisahan dengan PSM Makassar lewat Instagram, menandai kepergian salah satu talenta muda andalan klub tersebut.
  • Pemain asal Polewali Mandar ini meniti karier dari akademi hingga empat musim di tim senior, turut membawa PSM juara Liga 1 2022/2023 dengan total 76 penampilan.
  • Dalam pesannya, Dzaky menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf kepada manajemen, pelatih, rekan setim, serta suporter sebelum melangkah ke tantangan baru.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times – Setelah kehilangan beberapa pemain andalan musim lalu, PSM Makassar kini kembali harus merelakan salah satu talenta mudanya pergi. Salah satu jebolan Akademi PSM, Dzaky Asraf, resmi mengumumkan perpisahan dengan klub.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Dzaky melalui akun Instagram pribadinya, @muhammaddzaky_, pada Kamis (16/7/2026) lalu. Keputusan pamitnya pemain langganan Timnas Indonesia U-20 ini menjadi kehilangan besar bagi skuad yang sedang dibangun Darije Kalezic.

1. Mengaku berat tinggalkan klub yang sudah dianggapnya sebagai rumah sendiri

Dzaky Asraf saat masih memperkuat PSM Makassar di musim 2025/2026. (instagram.com/psm_makassar)

Bagi Dzaky Asraf, PSM bukan sekadar klub sepak bola, melainkan tempat di mana ia ditempa dari level akademi. Menyampaikan salam perpisahan diakui pemain 23 tahun ini menjadi momen emosional.

"Sulit rasanya mengucapkan selamat tinggal kepada tempat yang sudah saya anggap sebagai rumah," tulis Dzaky di awal takarir unggahannya. Ia mengaku bersyukur atas segala kesempatan, pelajaran, dan memori yang ia dapatkan selama berseragam merah marun selama 4 musim.

2. Meniti perjalanan selama 4 tahun bersama tim senior PSM setelah dipromosikan di musim 2022/2023

Dzaky Asraf saat masih memperkuat PSM Makassar di musim 2025/2026. (instagram.com/psm_makassar)

Keputusan untuk mencari klub baru sekaligus menyudahi masa bakti yang terbilang cukup panjang di Kota Daeng. Pemain kelahiran Polewali Mandar ini tercatat merupakan produk asli binaan pembinaan usia muda PSM sebelum akhirnya berhasil menembus skuad utama pada musim 2022/2023.

"Dari 3 tahun di akademi hingga 4 tahun bersama tim senior, klub ini telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup dan karier saya," ungkap pemain yang turut mengantar PSM merengkuh trofi juara Liga 1 2022/2023 tersebut.

Selama memperkuat PSM, Dzaky tampil sebanyak 76 kali di semua ajang resmi. Menyumbang 2 asis dan kerap menjadi pemain pengganti pengubah jalannya permainan.

3. Ucapkan terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh elemen di Pasukan Ramang

Pemain PSM Makassar, Dzaky Asraf, dalam sesi latihan di Stadion Kalegowa Pallangga pada 17 Oktober 2025. (Instagram.com/psm_makassar)

Dzaky menutup pesan perpisahannya dengan memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menyokong kariernya. Mulai dari jajaran manajemen, tim pelatih, rekan setim, hingga kelompok suporter.

"Merupakan sebuah kehormatan bisa menjadi bagian dari keluarga ini. Mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan saya Kini saatnya melangkah ke tantangan baru, saya akan selalu mendoakan yang terbaik untuk klub ini. Sampai jumpa, dan terima kasih untuk segalanya," pungkas pemilik postur 1,70 meter tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article