Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ini Alasan Kenapa PSM Makassar Masih Butuh Satu Penyerang Asing
Para pemain PSM Makassar berpose jelang laga uji coba melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Kab. Sleman, pada 20 Agustus 2026. (instagram.com/psm_makassar)
  • PSM Makassar dinilai masih perlu menambah penyerang asing untuk menghadapi musim panjang di Super League dan Piala Liga, sekaligus mengantisipasi cedera, kartu, serta penurunan performa.
  • Saat ini lini depan PSM hanya memiliki Luka Cumic sebagai striker tengah dan Luka Bulatovic yang diperkirakan bermain di sayap atau belakang striker, sehingga opsi di kotak penalti terbatas.
  • PSM baru memakai 9 dari 11 kuota pemain asing. Stefan Baltic yang menjalani trial belum memenuhi ekspektasi pelatih, sehingga klub masih mencari penyerang baru.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Pergerakan agresif PSM Makassar di bursa transfer awal musim 2026/2027 memang berhasil membentuk kedalaman skuat yang menjanjikan. Namun, jika mencermati komposisi pemain yang ada saat ini, lini depan Pasukan Ramang dinilai masih butuh tambahan satu amunisi penyerang asing tajam sebelum bursa transfer resmi ditutup.

Kebiasaan manajemen PSM saat merancang komposisi lini serang musim lalu menjadi bukti pentingnya kedalaman opsi sektor penyerangan. Sepanjang musim lalu, Juku Eja tercatat mengamankan hingga empat penyerang asing untuk menjaga ketajaman tim.

1. Musim lalu, PSM Makassar menggunakan jasa 4 penyerang asing termasuk Alex Tanque

Aksi pemain PSM Makassar, Alex Tanque (kedua dari kanan), dalam laga pekan kedua BRI Super League 2025/2026 melawan Bhayangkara Presisi FC di Stadion Sumpah Pemuda Bandar Lampung, pada 16 Agustus 2025. (dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Musim lalu, PSM mengandalkan nama-nama seperti Alex Tanque dan Jacques Themopele pada putaran pertama. Mereka kemudian melakukan manuver dengan melepas Lucas Dias dan mendatangkan Sheriddin Boboev di pertengahan musim.

Menghadapi kompetisi yang panjang dan padat, memiliki lebih dari dua penyerang asing menjadi krusial. Ini jadi langkah untuk mengantisipasi risiko cedera, akumulasi kartu, hingga penurunan performa. Terlebih PSM tak hanya akan berlaga di Super League, tetapi juga Piala Liga yang rencananya diputar mulai November 2026 mendatang.

2. Saat ini, PSM baru memiliki 2 penyerang asing yakni Luka Cumic dan Luka Bulatovic

Aksi striker PSM Makassar, Luka Cumic (kanan), dalam laga uji coba pramusim melawan Persita Tangerang di Yogyakarta pada 11 Agustus 2026. (instagram.com/psm_makassar)

Jika melihat daftar skuat sementara PSM Makassar musim 2026/2027, lini gedor utama praktis baru bergantung pada dua pemain impor asal Serbia. Luka Cumic diproyeksikan sebagai striker tengah (centre-forward) utama. Lalu Luka Bulatovic diperkirakan lebih sering beroperasi sebagai penyerang sayap (winger) atau penyerang lubang.

Minimnya opsi striker asing murni di area kotak penalti berpotensi membuat skema serangan Kalezic mudah terbaca. Selain itu, menambah opsi penyerang berguna jika mengalami krisis pencetak gol atau ketika salah satu dari mereka harus absen.

3. Juku Eja baru menggunakan 9 dari 11 kuota pemain asing yang diizinkan operator kompetisi

Aksi striker PSM Makassar, Luka Cumic (kanan), dalam laga uji coba pramusim melawan Borneo FC Samarinda di Yogyakarta pada 15 Agustus 2026. (instagram.com/psm_makassar)

Langkah mendatangkan juru gedor baru sangat memungkinkan dari segi regulasi kompetisi. PSM masih memiliki ruang untuk slot pemain asing. Dari total batas 11 kuota pemain asing yang diizinkan oleh operator kompetisi, PSM baru memanfaatkan 9 slot.

Sebenarnya, satu penyerang asing sudah mengikuti trial bersamaan pemusatan latihan tim di Yogyakarta, yakni Stefan Baltic. Namun, penyerang 22 tahun asal Serbia tersebut rupanya masih belum memenuhi ekspektasi tim pelatih. Praktis, di sisa masa bursa transfer awal musim, PSM harus segera berburu juru gedor baru.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article