Sekda Baru Makassar Dapat Target Rampungkan RPJMD Sebelum Juli

- Andi Zulkifly Nanda ditugaskan merampungkan RPJMD Kota Makassar paling lambat Juni 2025.
- Zulkifly memiliki rekam jejak birokrasi yang lengkap dan telah melalui semua jenjang struktural.
- Penyelesaian RPJMD sudah masuk tahap review Inspektorat dan akan dibahas bersama DPRD Makassar.
Makassar, IDN Times - Sekretaris Daerah Kota Makassar yang baru dilantik, Andi Zulkifly Nanda, mengemban tugas utama merampungkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Makassar paling lambat Juni 2025. Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin usai pelantikan di Balai Kota, Rabu (28/5/2025).
"Menyelesaikan yang namanya RPJMD kota Makassar, secepatnya kalau bisa rampung Juni 2025," kata Munafri.
1. Munafri tekankan konsolidasi SKPD

Munafri menyampaikan harapan agar sekda mampu mengonsolidasikan seluruh SKPD dan mengatur tata laksana pemerintahan dengan tata kelola yang baik. Dia menilai hal itu penting untuk mencegah miskomunikasi maupun ego sektoral antarinstansi, sehingga seluruh perangkat daerah dapat saling mendukung dan mempercepat proses birokrasi.
Dia juga menilai, meski tergolong muda yakni 44 tahun, Zulkifly memiliki rekam jejak birokrasi yang lengkap dan telah melalui semua jenjang struktural. Zulkifli juga disebut sebagai sekda termuda dan pertama dari alumni STPDN (sekarang beranam IPDN) di Kota Makassar.
"Kalau kita bicara masalah usia, ini menjadi hal sangat penting, tetapi paling penting saya inginkan, seorang pemimpin yang baik mampu berbicara atau melakukan relasi dengan cara berbeda kepada orang berbeda, tidak membuat seluruh pemerintahan ini menjadi sebuah hubungan yang homogen," katanya.
2. Deretan tugas menanti di awal jabatan

Zulkifly mengonfirmasi bahwa penyelesaian RPJMD saat ini sudah masuk tahap review Inspektorat. Setelah itu, dokumen akan dibahas bersama DPRD Makassar.
"Yang pertama, kita akan RPJMD kita akan selesai bersamaan dengan provinsi. Karena kan RPJMD provinsi itu duluan. Baru kemudian disusul oleh kabupaten kota," katanya.
Dia juga menyebutkan sejumlah pekerjaan lain yang sedang disiapkan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Bappeda. Beberapa di antaranya meliputi dokumen Renstra setiap SKPD, RKPD perubahan, hingga rencana kerja (renja) tahunan.
"Beberapa dokumen harus kita selesaikan. Teman-teman dari TAPD apalagi dari Bappeda pasti sangat sibuk menyelesaikan 4 atau 5 dokumen perencanaan," katanya.
3. Zulkifly siap pimpin birokrasi meski banyak pamong senior

Zulkifly menyampaikan kesiapan memimpin birokrasi di Pemerintah Kota Makassar. Dia mengaku tidak mempermasalahkan adanya pejabat senior yang berada di bawah koordinasinya.
"Kan dalam jabatan tidak melihat usia yang penting memenuhi persyaratan, punya kemampuan teknis manajerial kemudian dipilih oleh Pak Wali. Saya kira bisalah," katanya.
Dia juga menekankan bahwa kolaborasi memiliki peran krusial dalam menjalankan pemerintahan. Menurutnya, kerja sama antarperangkat daerah menjadi kunci dalam mewujudkan program dan kebijakan secara efektif.
"Tadi Pak Wali sudah sampaikan bahwa mari kita saling menghargai, saling berkolaborasi, bersinergi dan saya yakin teman-teman SKPD di pemerintah kota sangat profesional dan sudah siap untuk berkolaborasi mewujudkan visi misi Pak Wali Kota Makassar ini," ucapnya.