Makassar, IDN Times - Netizen belum lama ini dibuat kagum dengan curhatan mahasiswa kakak beradik yang mengisolasi diri secara mandiri di sebuah gubuk empang di kampung halaman mereka. Kisah inspiratif itu datang dari Desa Tappilina, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.
Keduanya adalah Dwi Reskiyah Fajriyanti Sutandi (26) dan adiknya Tri Buana Lestari Sutandi (20). Mereka adalah mahasiswi dari dua kampus berbeda di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dwi, sang kaka merupakan mahasiswi Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI), sementara adiknya kuliah di Fakultas Saintek, Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar.
Kepada sejumlah jurnalis saat dikonfirmasi, Senin (6/4), Dwi menceritakan, perjalanan awal sehingga dia dan adiknya mengisolasi diri.
Pada Rabu dini hari tanggal 1 April 2020 lalu, keduanya tiba di Mamuju, Sulbar. Namun sesaat sebelum masuk ke kampung, sang ayah, kata Dwi, menelepon agar tidak langsung ke rumah. Melainkan, menuju ke gubuk di empang miliknya di Desa Kabunung, Kecamatan Karossa.
Lokasinya berjarak 30 kilometer dari desa tempat tinggal mereka. Penyampaian orangtua yang tak lain adalah kepala desa setempat, dipahami keduanya sebagai sebuah isyarat untuk menahan diri bertemu agar dapat saling mencegah penularan virus corona (COVID-19). "Bapak punya alasan, kalau kita sebagai contoh," kata Dwi.
