Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pensiun, Gubernur Sulsel Apresiasi 40 Tahun Pengabdian Jufri Rahman
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas pengabdian Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman yang akan memasuki masa purnabakti pada 1 Oktober 2026. (Dok. Pemprov Sulsel)
  • Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman melepas Sekda Jufri Rahman yang purnabakti pada 1 Oktober 2026, serta menyerahkan piagam penghargaan atas pengabdian ASN selama 40 tahun.
  • Andi Sudirman menilai Jufri sebagai pamong senior yang berani, loyal, dan totalitas. Jufri pernah menduduki berbagai jabatan daerah, menjadi Pj Bupati Sinjai, hingga Staf Ahli Menteri PANRB.
  • Pemprov Sulsel berencana melibatkan Jufri Rahman dan Iqbal Suaeb sebagai tim ahli. Keduanya menerima penghargaan masing-masing Rp70 juta dan Rp51 juta saat pelepasan purnabakti.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas pengabdian Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman yang akan memasuki masa purnabakti pada 1 Oktober 2026. Jufri tercatat mengabdi sebagai aparatur sipil negara (ASN) selama 40 tahun di pemerintahan.

Apresiasi tersebut disampaikan Andi Sudirman saat melepas masa purnabakti Jufri Rahman dan Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sulsel Iqbal Suaeb di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Selasa (29/9/2026). Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman menyerahkan piagam penghargaan kepada Jufri atas pengabdian dan kontribusinya selama menjalankan tugas di lingkungan Pemprov Sulsel.

1. Andi Sudirman sebut Jufri pamong senior yang berani

Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman memasuki masa purnabakti pada 1 Oktober 2026. (Dok. Pemprov Sulsel)

Andi Sudirman menyampaikan rasa hormat terhadap pengalaman dan kapasitas Jufri Rahman sebagai pamong senior. Ia menilai Jufri memiliki keberanian, loyalitas, dan totalitas dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Pak Sekda, saya selalu respek sama beliau. Pembawaan kedewasaan, ilmu pemerintahannya dan pamong seniornya,” kata Andi Sudirman.

“Yang terpenting beliau orang berani. Saya salut sama beliau. Beliau petarung. Loyal dan totalitasnya pada jabatan,” lanjutnya.

Andi Sudirman juga menyampaikan permohonan maaf kepada Jufri apabila selama menjalankan tugas bersama terdapat perkataan atau sikap yang kurang berkenan. Ia menyampaikan permintaan maaf tersebut sebagai gubernur, pribadi, dan atas nama keluarga.

2. Jufri Rahman mengabdi selama 40 tahun

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas pengabdian Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman yang akan memasuki masa purnabakti pada 1 Oktober 2026. (Dok. Pemprov Sulsel)

Jufri Rahman akan memasuki masa purnabakti terhitung mulai 1 Oktober 2026. Ia tercatat mengabdi sebagai ASN sejak 1 Maret 1986 hingga 30 September 2026.

Selama berkarier di Pemprov Sulsel, Jufri pernah menduduki sejumlah jabatan, di antaranya Kepala Biro Dekonsentrasi, Kepala Biro Humas dan Protokol, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan, Kepala Bappeda, serta Staf Ahli Gubernur Sulsel Bidang Kesejahteraan Rakyat.

Jufri juga pernah ditugaskan sebagai Penjabat Bupati Sinjai pada 2018. Ia kemudian menjalankan tugas pemerintahan di tingkat pusat sebagai Staf Ahli Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah.

Pada 14 Agustus 2024, Jufri dilantik sebagai Sekda Sulsel setelah sebelumnya menjabat Staf Ahli Menteri PANRB. Pengangkatannya tercantum dalam Keputusan Presiden Nomor 97 Tahun 2024.

3. Jufri akan dilibatkan sebagai tim ahli

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas pengabdian Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman yang akan memasuki masa purnabakti pada 1 Oktober 2026. (Dok. Pemprov Sulsel)

Jufri menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulsel dan Wakil Gubernur Sulsel atas kepercayaan yang diberikan selama menjalankan tugas di Pemprov Sulsel. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemprov Sulsel yang selama ini bekerja bersama dalam menjalankan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Izinkan saya berbicara bukan sebagai Sekda, tapi sebagai sahabat yang berpamitan. 40 tahun perjalanan saya sebagai aparatur, saya selalu menyadari sejak awal jabatan pasti akan berakhir. Namun persahabatan dan kenangan baik tidak akan berakhir,” kata Jufri.

Jufri juga menerima Satya Lencana Karya Satya X, XX, dan XXX Tahun selama perjalanan pengabdiannya. Ia menyelesaikan pendidikan doktoral Ilmu Pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri pada 2024.

Selain Jufri, Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sulsel Iqbal Suaeb juga dilepas memasuki masa purnabakti dalam kegiatan tersebut. Andi Sudirman menyebut Iqbal sebagai sosok yang murah senyum dan loyal dalam menjalankan amanah jabatan.

Andi Sudirman mengatakan Pemprov Sulsel berencana kembali melibatkan Jufri dan Iqbal dalam pemerintahan sebagai tim ahli. Rencana tersebut mempertimbangkan rekam jejak dan integritas keduanya selama menjalankan tugas pemerintahan.

“Melihat track record beliau berdua yang punya integritas, kita buatkan SK untuk tim ahli kita kembali. Tinggal pilih mau ditempatkan di mana,” jelas Andi Sudirman.

Sebagai bentuk apresiasi, Andi Sudirman juga memberikan penghargaan masing-masing sebesar Rp70 juta kepada Jufri Rahman dan Rp51 juta kepada Iqbal Suaeb.

Purnabakti menandai berakhirnya tugas Jufri sebagai ASN, tetapi ia berharap hubungan baik dengan jajaran Pemprov Sulsel tetap terjaga. Baginya, berakhirnya masa tugas bukan berarti berakhirnya persahabatan dan pengabdian kepada daerah.

“Persahabatan dan kenangan baik tidak akan berakhir,” ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article