Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas pengabdian Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman yang akan memasuki masa purnabakti pada 1 Oktober 2026. (Dok. Pemprov Sulsel)
Jufri menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulsel dan Wakil Gubernur Sulsel atas kepercayaan yang diberikan selama menjalankan tugas di Pemprov Sulsel. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemprov Sulsel yang selama ini bekerja bersama dalam menjalankan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Izinkan saya berbicara bukan sebagai Sekda, tapi sebagai sahabat yang berpamitan. 40 tahun perjalanan saya sebagai aparatur, saya selalu menyadari sejak awal jabatan pasti akan berakhir. Namun persahabatan dan kenangan baik tidak akan berakhir,” kata Jufri.
Jufri juga menerima Satya Lencana Karya Satya X, XX, dan XXX Tahun selama perjalanan pengabdiannya. Ia menyelesaikan pendidikan doktoral Ilmu Pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri pada 2024.
Selain Jufri, Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sulsel Iqbal Suaeb juga dilepas memasuki masa purnabakti dalam kegiatan tersebut. Andi Sudirman menyebut Iqbal sebagai sosok yang murah senyum dan loyal dalam menjalankan amanah jabatan.
Andi Sudirman mengatakan Pemprov Sulsel berencana kembali melibatkan Jufri dan Iqbal dalam pemerintahan sebagai tim ahli. Rencana tersebut mempertimbangkan rekam jejak dan integritas keduanya selama menjalankan tugas pemerintahan.
“Melihat track record beliau berdua yang punya integritas, kita buatkan SK untuk tim ahli kita kembali. Tinggal pilih mau ditempatkan di mana,” jelas Andi Sudirman.
Sebagai bentuk apresiasi, Andi Sudirman juga memberikan penghargaan masing-masing sebesar Rp70 juta kepada Jufri Rahman dan Rp51 juta kepada Iqbal Suaeb.
Purnabakti menandai berakhirnya tugas Jufri sebagai ASN, tetapi ia berharap hubungan baik dengan jajaran Pemprov Sulsel tetap terjaga. Baginya, berakhirnya masa tugas bukan berarti berakhirnya persahabatan dan pengabdian kepada daerah.
“Persahabatan dan kenangan baik tidak akan berakhir,” ujarnya.