Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Munafri Ungkap Alasan Memilih Demokrat Usai Tinggalkan Golkar

Kota Makassar
2 min read
Munafri Ungkap Alasan Memilih Demokrat Usai Tinggalkan Golkar
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin usai menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat di Hotel Claro Makassar, Kamis (8/10/2026). IDN Times/Asrhawi Muin
  • Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memilih kembali ke Partai Demokrat setelah meninggalkan Golkar karena memiliki sejarah pernah menjadi kader dan mendapat dukungan dalam dua Pilkada.
  • Munafri menilai perpindahan partai sebagai bagian biasa dari perjalanan politik. Ia mundur dari Golkar pada 5 Oktober 2026 dan menerima KTA Demokrat tiga hari kemudian.
  • Setelah resmi menjadi kader Demokrat, Munafri mengajak seluruh kader Sulawesi Selatan berkolaborasi untuk membesarkan partai serta mengapresiasi penerimaan dirinya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengungkap alasan dirinya memilih Partai Demokrat setelah meninggalkan Partai Golkar. Menurutnya, keputusan tersebut tidak terlepas dari sejarah hubungan dirinya dengan partai berlambang mercy itu.

Munafri mengatakan dirinya pernah menjadi bagian dari Demokrat sebelum bergabung dengan Golkar. Hubungan tersebut kemudian berlanjut ketika Demokrat memberikan dukungan kepadanya dalam dua kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

"Saya ada sejarah dengan Partai Demokrat. Dulu itu saya pernah sudah bergabung dengan Demokrat," kata Munafri saat ditemui usai menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Demokrat di Hotel Claro Makassar, Kamis (8/10/2026).

  1. 1. Demokrat punya sejarah dalam perjalanan politik Munafri

    Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima kartu tanda anggota dan jaket Partai Demokrat di Hotel Claro Makassar.
    Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) dan jaket Partai Demokrat di Hotel Claro Makassar, Kamis (8/10/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

    Munafri mengatakan Demokrat bukan partai yang asing dalam perjalanan politiknya. Sebelum kembali menjadi kader, dia pernah bergabung dengan Demokrat dan merasakan dukungan partai tersebut saat mengikuti kontestasi Pilkada.

    "Lalu dua kali saya mengikuti Pilkada, itu disupport oleh Partai Demokrat," katanya.

    Menurut Munafri, dukungan tersebut menjadi bagian dari perjalanan politiknya. Dia merasakan dukungan Demokrat baik saat mengalami kekalahan maupun ketika meraih kemenangan.

    "Dari kalah, menang, alhamdulillah," katanya.

    Dia tidak memandang pengalaman tersebut sebatas hubungan politik dalam satu momentum. Bagi Munafri, Demokrat telah memiliki sejarah tersendiri dalam perjalanan politiknya.

  2. 2. Munafri anggap perpindahan partai sebagai hal biasa

    Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima KTA dan jaket Partai Demokrat di Hotel Claro Makassar.
    Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) dan jaket Partai Demokrat di Hotel Claro Makassar, Kamis (8/10/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

    Setelah kembali bergabung dengan Demokrat, Munafri tidak ingin perpindahan partainya dipandang sebagai sesuatu yang luar biasa. Dia menyebut perpindahan dari satu partai ke partai lain merupakan bagian dari perjalanan politik.

    "Sama sekali kita menganggap bahwa proses perpindahan ini cuma perpindahan biasa saja," katanya.

    Munafri sebelumnya menyatakan mundur dari Partai Golkar pada 5 Oktober 2026. Tiga hari kemudian, dia resmi menerima KTA Demokrat dari Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni’matullah Erbe dalam kegiatan pendidikan politik bagi pengurus DPD Demokrat Sulsel di Hotel Claro Makassar.

    Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga dipasangkan jaket Partai Demokrat sebagai tanda bergabungnya dia sebagai kader. Jaket tersebut dipasangkan oleh Deputi BPOKK DPP Partai Demokrat Agustinus Tamo Mbapa.

  3. 3. Munafri ingin bangun kolaborasi di Demokrat

    Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan sambutan setelah menerima KTA Partai Demokrat di Hotel Claro Makassar.
    Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memberi sepatah kata usai menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat di Hotel Claro Makassar, Kamis (8/10/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

    Setelah resmi menjadi kader Demokrat, Munafri menegaskan dirinya tidak bisa berjalan sendiri. Dia berharap kehadirannya dapat diikuti kerja sama seluruh kader untuk membesarkan partai di Sulsel.

    "Kita berharap lagi-lagi tidak ada yang bisa kita lakukan kalau kita berjalan sendiri-sendiri," katanya.

    Munafri pun menyampaikan apresiasinya kepada Partai Demokrat. Dia berterima kasih karena telah diterima kembali sebagai kader.

    "Yang harus kita lakukan ya bagaimana kita berjalan bersama semua untuk bisa membesarkan partai ini," katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More