Makassar, IDN Times - Data penerima bantuan sosial (bansos) di Kota Makassar dipertanyakan warga karena dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran. Ketua RW 08 Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, Rini Anggraeni, mengaku menemukan warga yang bekerja di perusahaan besar seperti PT Freeport tetapi tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dengan status desil 1.
Di sisi lain, Rini menyebut masih ada warga yang menurutnya benar-benar kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi justru tidak masuk dalam daftar penerima bantuan. Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan perlunya perbaikan dalam proses pendataan dan penentuan kelompok kesejahteraan penerima bansos.
