Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid saat wawancara eksklusif dalam program Ngobrol Seru IDN Times, Sabtu (26/9/2026). (YouTube/IDN Times)
Anwar mengatakan pemerintah provinsi ingin memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Sulawesi Tengah. Salah satu target yang ingin dicapai yakni minimal ada satu sarjana dalam setiap rumah.
"Kalau ada kurang lebih 350 KK di Sulawesi Tengah, kita berharap itu minimal satu sarjana, satu rumah. Kita masuk di dalam rumah-rumah orang Sulawesi Tengah itu, kita tanya, pasti ada sarjana di dalam rumah," kata Anwar.
Menurutnya, target tersebut didukung melalui program Berani Cerdas. Program ini memberikan bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa asal Sulawesi Tengah dan telah diperluas hingga jenjang S2 dan S3 untuk bidang-bidang tertentu yang dibutuhkan daerah.
Anwar mengatakan pendidikan menjadi investasi jangka panjang bagi daerah. Karena itu, pemerintah tidak hanya mengejar pembangunan fisik, tetapi juga menyiapkan SDM yang mampu melanjutkan pembangunan Sulawesi Tengah.