25 Pegawai Positif COVID-19, Dinkes Makassar Lockdown

Makassar, IDN Times - Kantor Dinas Kesehatan Kota Makassar ditutup sementara selama tiga hari, mulai hari ini, Senin (14/2/2022). Penyebabnya adalah puluhan pegawai di kantor itu positif COVID-19.
Hal ini disampaikan langsung Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (14/2/2022).
"Dinas Kesehatan sekarang sementara lockdown dari Senin sampai Rabu karena kemarin kami melakukan tiga kali skrining. Dari 103 yang kami (tes swab) PCR itu 25 orang terkonfirmasi," kata Nursaidah.
1. Kasus COVID-19 terdeteksi saat skrining massal

Nursaidah menerangkan kasus positif COVID-19 tersebut terdeteksi saat skrining massal di lingkup Dinas Kesehatan Kota Makassar. Usai laporan kasus tersebut, skrining masih terus berlanjut karena belum semua pegawai telah diskrining.
"Nah sampai hari ini kami masih melakukan skrining bagi teman-teman yang belum sempat diskrining pada saat kita melakukan skrining massal," katanya.
2. Dinkes tracing kontak erat pegawai yang positif

Dinas Kesehatan pun akan melanjutkan penelusuran kontak erat atau tracing terhadap 25 pegawai yang positif COVID-19.
"Terkait dengan tracing setiap yang terkonfirmasi pastinya akan di-tracing minimal 15 orang kontak yang nantinya dilakukan oleh Puskesmas yang ada di wilayah kerja masing-masing," kata Nursaidah.
3. Pemkot juga tutup Balai Kota

Pemerintah Kota Makassar juga menutup sementara Balai Kota mulai 14 - 16 Februari 2022 menyusul ditemukannya belasan pegawai yang terkonfirmasi positif COVID-19. Balai Kota ditutup untuk disterilkan, sedangkan para pegawai tetap bekerja dari rumah atau WFH.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto juga mengumumkan dirinya dinyatakan positif COVID-19. Hanya berselang beberapa hari, wakilnya yakni Fatmawati Rusdi, juga dilaporkan terkonfirmasi positif COVID-19.