Comscore Tracker

5 Tanda Kamu Memasuki Fase Dewasa, Banyak yang Harus Disiapkan

Beberapa fase akan membuatmu sadar

Ciri-ciri seseorang telah memasuki usia dewasa tak hanya soal umur, tapi cara berpikir juga bisa menentukan seseorang dewasa atau tidak. Fase dewasa merupakan fase yang paling menguras energi. Mengerahkan waktu, dan tenaga yang jumlahnya tak sedikit. 

Karena tak sedikit orang yang mengatakan fase dewasa itu sulit, mempersiapkannya mungkin akan mempermudah. Beberapa tanda-tandanya mungkin akan membantumu untuk menjawab pertanyaan, kapan harus mempersiapkannya? 

1. Takut akan masa depan

5 Tanda Kamu Memasuki Fase Dewasa, Banyak yang Harus Disiapkanilustrasi melihat kerumunan (pexels.com/Stefan Stefancik)

Ketakutan dalam banyak hal mungkin adalah hal yang wajar, namun takut akan masa depan adalah pertanda bahwa kamu mulai memasuki fase dewasa. Fase di mana kamu memikirkan apa yang akan kamu lakukan di masa depan. 

Ketakutan ini sebenarnya baik untuk dirimu. Saat berpikir ini mungkin kamu akan lebih sering bertanya kepada dirimu sendiri. Tentang apa yang kamu punya, bakat apa yang kamu punya, dan apa yang kamu inginkan. 

2. Mencari keahlian

5 Tanda Kamu Memasuki Fase Dewasa, Banyak yang Harus Disiapkanilustrasi orang sedang menulis (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Jika setiap malam kamu bertanya kepada dirimu sendiri, keahlian apa yang kamu miliki? Itu adalah salah satu fase dewasa yang akan sering membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Kenapa dia punya kemampuan itu, sedangkan kamu tidak? 

Membandingkan dengan orang lain adalah perebut kebahagiaan. Kamu bukan tidak memiliki kemampuan lebih di satu bidang, hanya saja kamu lebih lambat menemukannya daripada orang di sekitarmu.

3. Tidak peduli omongan orang

5 Tanda Kamu Memasuki Fase Dewasa, Banyak yang Harus Disiapkanilustrasi wanita saling membelakangi (pexels.com/Liza Summer)

Dalam satu titik di hidupmu, kamu akan mulai tidak peduli dengan apa yang menjadi omongan orang tentangmu. Saat itu kamu mulai mengerti bahwa orang yang tahu lebih banyak tentang dirimu adalah dirimu sendiri, bukan orang lain. 

Itu adalah salah satu fase dewasa yang akan membuatmu fokus terhadap dirimu sendiri. Tanda ini juga akan membuat kemampuanmu berkembang pesat. Ketika kamu berhenti memikirkan omongan orang lain, ada satu sampah yang akan terbuang dari pemikiranmu, membuatnya lebih jernih. 

4. Ingin memiliki pasangan

5 Tanda Kamu Memasuki Fase Dewasa, Banyak yang Harus Disiapkanilustrasi wanita dan pria duduk di atap (pexels.com/Ron Lach)

Sebenarnya semua fase dalam hidup terkadang membuat kita ingin memiliki pasangan. Namun, dalam fase dewasa, yang kita inginkan bukan lagi hanya memiliki paras yang indah. Lebih dari itu, kita menginginkan seseorang yang bersedia menerima cerita-cerita harian kita. 

Bersedia menjadi tempat untuk kita pulang, menghilangkan lelah, juga membuat kita bahagia. Mungkin ini adalah fase dewasa yang paling membuat kita bahagia, tak bisa dimungkiri. 

Baca Juga: 5 Cara Menikmati Liburan untuk Kaum Rebahan, Tim Mager Cobain!

5.Menerima semuanya

5 Tanda Kamu Memasuki Fase Dewasa, Banyak yang Harus Disiapkanilustrasi wanita tersenyum (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Saat kita remaja, mungkin tanpa disadari kita sangat sering menuntut. Kita harus punya ini, itu, dan lain-lain yang teman pakai. Kita terus menuntut tanpa melihat ekonomi kedua orang tua kita. Kita tak tahu mereka memiliki uang atau tidak, yang kita tahu hanyalah menuntut. 

Namun, fase dewasa akan mengubah semuanya. Dari menuntut menjadi menerima. Menerima semua yang dunia berikan kepada kita. 

Dewasa tak ditentukan karena dia memiliki jenggot yang panjang, kumis yang tebal, badan yang tinggi. Dewasa ditentukan dari cara berpikir. Dari lima hal di atas, mana hal yang sudah kamu alami? 

Baca Juga: 6 Sikap yang Perlu Kamu Kembangkan untuk Menjadi Pemimpin

Muhammad alvian Photo Community Writer Muhammad alvian

Hanya manusia yang juga mencintai manusia

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya