Comscore Tracker

5 Pelajaran Kecil Namun Berharga dari Anakmu, Jangan Abaikan!

Anak juga bisa memberikan pelajaran berharga untuk orang tua

Orang tua selalu berpikir untuk mengajarkan banyak hal pada anak. Wajar, karena orang tua memiliki pengalaman dalam menjalani hidup lebih lama dari seorang anak. Banyak yang perlu dilakukan orang tua untuk mempersiapkan kehadiran anak sampai pada tumbuh kembang anak.

Tetapi apakah kamu sadar? Bahwa terkadang anak juga mengajarkan banyak hal padamu sebagai orang tua dalam kehidupan. Anak selalu memberi pelajaran kecil yang berharga untukmu. Seperti apa pelajaran yang bisa didapatkan dari seorang anak?

Baca Juga: 5 Filosofi Berharga dari Alat Musik Piano, Banyak Pesan Moral!

1. Belajar untuk terus bahagia

5 Pelajaran Kecil Namun Berharga dari Anakmu, Jangan Abaikan!ilustrasi perasaan bahagia (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Anak begitu polos dan riang, selalu ceria dalam berbagai situasi. Tanpa sadar anakmu telah mengajarkanmu untuk terus bahagia dalam berbagai keadaan. Kebahagiaan anakmu selalu menular lewat tingkah lakunya yang penuh semangat dan selalu gembira.

Sebagai orang tua banyak yang harus dipikirkan, masalah datang bukan cuma satu kali. Bisa jadi masalah datang bertubi-tubi. Tetapi kamu butuh menikmati hidup dengan memberikan me time pada dirimu sendiri. Jangan lupa bahagiakan diri sendiri sebelum membahagiakan keluargamu karena mereka tak akan merasa bahagia bila dirimu menangis. Belajarlah untuk terus bahagia dari keceriaan anakmu.

2. Rasa ingin tahu yang selalu bermanfaat

5 Pelajaran Kecil Namun Berharga dari Anakmu, Jangan Abaikan!ilustrasi anak bermain (pexels.com/Tatiana Syrikova)

Anak selalu penasaran dengan hal-hal baru yang dilihatnya. Anakmu pasti akan selalu bertanya padamu jika ia melihat sesuatu yang berbeda. Rasa ingin tahunya begitu besar dan membuatnya selalu ingin belajar banyak hal. Dengan begitu anakmu akan cepat bisa, seperti rasa ingin tahunya terhadap mainan, cara makan, atau bersosialisasi dengan teman sebaya.

Anak mampu mengajarkanmu bahwa rasa ingin tahu selalu bermanfaat untuk diri sendiri. Rasa ingin tahu bisa membuatmu memiliki rasa penasaran untuk mencari tahu, sehingga kamu pun bisa melakukan hal yang awalnya tak bisa kamu lakukan. Namun, kamu tetap harus membatasi rasa ingin tahumu bila tak bermanfaat karena dunia anak dan dunia orang dewasa berbeda.

3. Mengajarkanmu untuk mencintai dengan tulus

5 Pelajaran Kecil Namun Berharga dari Anakmu, Jangan Abaikan!ilustrasi anak memeluk ibu (pexels.com/Yan Krukov)

Saat dirimu kelelahan setelah bekerja, anak menjadi obat lelah paling efektif untukmu. Anak akan langsung lari mendatangimu dengan ceria setelah melihatmu pulang. Dengan polosnya ia akan salim, mencium pipi dan memelukmu. Kamu pun akan membalasnya dengan ciuman di kening anakmu.

Anakmu melakukan banyak hal untukmu tanpa meminta balasan apapun darimu. Ia hanya ingin kamu tertawa. Anak hanya ingin melihatmu pulang dan bermain bersamanya. Hal kecil yang dilakukan oleh anakmu adalah tanda cintanya padamu. Anak mengajarkanmu untuk mencintai dengan tulus.

4. Anakmu mengajarkan untuk terbuka mengekspresikan perasaan

5 Pelajaran Kecil Namun Berharga dari Anakmu, Jangan Abaikan!ilustrasi anak bermain penuh ekspresi (pexels.com/Charles Parker)

Kamu pasti sering pusing dengan tingkah anak, apalagi bila anakmu sangat aktif. Anak tak pernah menyembunyikan perasaannya, ia selalu terbuka tentang perasaannya padamu. Perasaan marah, sedih, manja atau ngambek selalu langsung anakmu beri tahu tanpa sungkan padamu. Hal itu terjadi karena anak masih polos, sehingga masih belum tahu cara mengatur perasaan.

Tahu gak? Ternyata dari kepolosan anak pun kamu bisa belajar. Anakmu mengajarkan untuk terbuka mengekspresikan perasaanmu. Jadi jangan pernah kamu memendam perasaan, bebaslah mengekspresikan segala perasaanmu. Namun, tetap jaga perasaan orang yang ada di depanmu saat kamu sedang mengekspresikan perasaan.

5. Menghargai ketidaksempurnaan pada diri sendiri

5 Pelajaran Kecil Namun Berharga dari Anakmu, Jangan Abaikan!ilustrasi anak dan ibu bercermin (pexels.com/Nicola Barts)

Sebagai orang dewasa kamu selalu dituntut untuk sempurna dalam menyelesaikan segala hal, baik itu dalam pekerjaan ataupun dalam rumah tangga. Kamu berusaha menjadi orang perfeksionis dan tidak menerima kegagalan. Kamu selalu berusaha tampil menarik di depan orang lain dan ingin dilihat sebagai orang yang sempurna.

Coba perhatikan anakmu saat ia melihat dirinya di cermin, anak mana yang tidak tersenyum saat melihat dirinya sendiri di cermin? Anakmu merasa bahagia dan menerima dirinya yang terlihat polos di dalam cermin. Anakmu mengajarkan untuk menghargai ketidaksempurnaan pada diri sendiri lewat tingkahnya yang polos.

Banyak hal yang bisa dipelajari dari anakmu, jadi jangan berpatokan pada usia dan pengalaman untuk belajar. Tingkah ceria anak membuat sadar bahwa kamu bisa belajar banyak hal darinya. Jangan menutup diri dan berpikir kamu sudah dewasa, sehingga tak bisa menerima pelajaran-pelajaran berharga dari seorang anak yang justru bermanfaat untukmu.

Baca Juga: 5 Ciri Pasangan yang Tidak Menganggapmu Berharga, Mundur!

Airani Listia Photo Community Writer Airani Listia

Bersyukurlah di setiap waktu, dan bahagiakan dirimu.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya