Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dijamin Hangat, 6 Kuliner Sulsel Ini Cocok Disantap saat Hujan

ilustrasi sop konro
ilustrasi sop konro (commons.wikimedia.org/Midori)
Intinya sih...
  • Coto Makassar menggunakan 40 jenis rempah, memberi kehangatan dan harmoni rasa di tengah cuaca dingin.
  • Sop Saudara dengan kuah ringan dan perkedel kentang, cocok disantap saat hujan untuk kenyamanan tersendiri.
  • Pallubasa, Sop Konro, Mie Titi, dan Bassang juga menjadi pilihan kuliner hangat khas Sulsel yang cocok untuk musim hujan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Saat awan mendung menggelayuti langit dan menumpahkan hujan, aroma rempah yang kuat dari kuliner khas Sulawesi Selatan jadi pengusir rasa dingin. Entah itu berupa kombinasi kaldu yang kaya rempah dengan citarasa khas, gurihnya olahan daging sapi hingga manisnya bubur jagung putih.

Kami menyusun daftar pendek 6 hidangan ikonik Sulsel yang cocok untuk melawan dingin di musim hujan. Tak hanya sekadar pengisi lambung, tapi juga memberi kehangatan bagi tubuh berkat bahan-bahannya. Yuk disimak!

1. Coto Makassar, kuah lezat sarat rempah

Ilustrasi Coto Makassar
Ilustrasi Coto Makassar (pinterest.com/Lia Asmira)

Daftar pendek ini tentu saja dibuka dengan Coto Makassar, simbol kuliner Sulsel yang menggunakan sekitar 40 jenis rempah atau Rempah Patangpulo untuk menghasilkan kaldu nikmat. Penggunaan kacang tanah sangrai yang dihaluskan ke dalam kuah memberi tekstur kental dan gurih yang tidak ditemukan pada jenis sup lainnya.

Saat musim hujan, uap panas dari mangkuk coto yang berisi potongan daging atau jeroan sapi mampu memberi kehangatan. Menikmatinya bersama ketupat dan sambal tauco yang pedas-asam dijamin memberi harmoni rasa yang memuaskan lidah di tengah cuaca dingin.

2. Sop Saudara, olahan asli milik Pangkep

ilustrasi sop saudara (instagram.com/santhiserad_food)
ilustrasi sop saudara (instagram.com/santhiserad_food)

Berasal dari Kabupaten Pangkep, sop saudara menawarkan sensasi kuah yang lebih ringan tapi tetap berempah. Kuahnya sendiri cenderung bening, sebab terbuat dari kaldu sapi yang jernih. Hidangan ini unik sebab menyatukan daging sapi dengan bihun. Kehadiran perkedel kentang memberikan tekstur lembut saat terendam kaldu.

Menyantap sop saudara saat hujan member kenyamanan tersendiri sebab rasa kuahnya yang segar dan tidak terlalu berat. Tambahan nasi putih hangat atau ikan bandeng bakar sebagai pendamping biasanya menjadi kombinasi favorit bagi warga lokal untuk membangkitkan selera makan.

3. Pallubasa, citarasa unik dari kuning telur

ilustrasi pallubasa
ilustrasi pallubasa (commons.wikimedia.org/Cahyo Ramadhani)

Pallubasa penggunaan kelapa parut sangrai (serundeng) yang dicampurkan langsung ke dalam kuah bersantan, memberi aroma wangi dan rasa gurih yang pekat. Berbeda dengan coto, pallubasa umumnya menggunakan daging sapi atau kerbau. Selain itu, makanan ini disantap bersama nasi putih, bukan ketupat.

Keistimewaan utama saat cuaca dingin adalah opsi menambahkan alas atau kuning telur ayam kampung mentah ke dalam kuah yang masih hangat. Campuran telur ini membuat tekstur kuah jadi lebih creamy dan kaya protein, sangat ampuh untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat.

4. Sop Konro, mewahnya olahan iga sapi

Ilustrasi Sop Konro
Ilustrasi Sop Konro (Twitter.com/Yudha Maheswira)

Sop konro adalah hidangan mewah berupa iga sapi berukuran besar yang dimasak hingga dagingnya hampir lepas dari tulang. Ciri khasnya terletak pada kuah berwarna gelap yang berasal dari kluwak (kalloa), memberi cita rasa khas dan aroma yang sangat kuat.

Di bawah guyuran hujan, menyesap kaldu konro yang kaya akan lemak dan rempah dijamin mendatangkan sensasi hangat yang bertahan lama di tenggorokan. Kekuatan rasa dari rempah-rempah seperti cengkeh dan pala di dalamnya bertindak sebagai penghangat alami bagi tubuh untuk melawan dingin.

5. Mie Titi, isi kuah yang mengenyangkan

ilustrasi mie titi (commons.wikimedia.org/M.akbar.raf)
ilustrasi mie titi (commons.wikimedia.org/M.akbar.raf)

Mie titi adalah varian mie kering yang populer sebab teksturnya yang unik. Mie kuning tipis digoreng hingga garing sebelum disiram kuah kental agar menjadi lunak. Kuah ini terbuat dari campuran telur, sagu, sayuran, ditambah potongan ayam atau seafood yang disajikan dalam keadaan masih panas.

Perpaduan antara mie yang renyah dan kuah kental menciptakan pengalaman menyantap nan penuh dalam setiap suapan. Rasa gurih sederhana tapi menenangkan membuat mie titi jadi opsi makanan berat yang sangat pas dinikmati pada malam hari atau ketika hujan turun.

6. Bassang, bubur jagung si "comfort food"

ilustrasi bassang (youtube.com/Murni Mustafa)
ilustrasi bassang (youtube.com/Murni Mustafa)

Menutup daftar pendek ini adalah bassang, bubur yang terbuat dari jagung pulut (jagung ketan) yang dimasak perlahan hingga bijinya mekar dan lunak. Campuran santan melimpah membuat buburnya lebih kental, plus rasa gurih alami yang sangat memanjakan lidah.

Hidangan ini paling cocok disajikan dalam mangkuk atau gelas kecil saat masih panas, dengan tambahan gula pasir sesuai selera. Kehangatan lembut dari jagung dan santan membuat bassang layak disebut sebagai makanan "penenang" (comfort food) yang sangat dicari pada musim hujan.

Nah, itu tadi 6 kuliner hangat khas Sulsel yang cocok disantap saat musim hujan. Mana yang jadi favorit kamu?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest Food Sulawesi Selatan

See More

Dijamin Hangat, 6 Kuliner Sulsel Ini Cocok Disantap saat Hujan

02 Jan 2026, 12:45 WIBFood