Dua pemain PSM Makassar, Alex Tanque (kiri) dan Yuran Fernanes (kanan), dalam sesi official training dI Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara pada 23 Januari 2026. (Instagram.com/psm_makassar)
Pelatih kepala PSM, Tomas Trucha, yakin anak asuhnya bisa berbicara banyak di Jepara. Mereka sangat butuh menang atau bahkan haya imbang untuk mengangkat posisi di papan klasemen sementara. Saat ini, Juku Eja duduk di peringkat 12 dengan koleksi 19 poin.
"Tidak mudah menjalani laga tandang, tapi kita berharap bisa mendapat satu atau tiga poin agar bisa pulang dengan bahagia," ungkap Trucha dalam sesi jumpa pers pada Jumat (23/1/2026) malam.
"Di official training hari ini kita coba mengasah otot dan otak para pemain untuk laga besok. Ini juga jadi cara mendongkrak mental dan fisik mereka agar lebih siap," jelas pelatih asal Republik Ceko tersebut.
Kendati demikian, PSM tidak bisa diperkuat oleh tiga pemain. Mereka adalah Syahrul Lasinari (kartu merah tidak langsung), Ananda Raehan (kartu merah langsung) dan Gledson Paixao (akumulasi kartu kuning). Tak pelak, Trucha harus memutar otak untuk menambal pos yang kosong.
Penjaga gawang PSM Makassar, Reza Arya Pratama, menyatakan sudah siap jalani partai pembuka putaran kedua melawan Persijap. Ia menekankan betapa pentingnya memulai paruh kedua musim ini dengan hasil yang maksimal demi mengerek posisi tim di klasemen.
"Mewakili teman-teman pemain, saya siap untuk pertandingan besok. Besok (hari ini, red.) adalah pertandingan pertama di putaran kedua ini, saya harap bisa memberikan yang terbaik," ujar Reza.
Kiper kelahiran Parepare tersebut juga menanggapi getolnya Persijap Jepara di bursa transfer Januari, sebab banyak mendatangkan amunisi. Meski sadar dengan perubahan besar di skuat tim tuan rumah, Reza menegaskan bahwa PSM tidak akan gentar.
"Kita tahu Persijap mengontrak banyak pemain baru. Tapi kita tidak fokus dengan hal itu," ungkap Reza Arya di hadapan awak media.