Makassar, IDN Times - Jika berkunjung ke di Pulau Sulawesi, ada satu hal yang cukup menarik perhatian. Berbeda dengan rumah-rumah di Pulau Jawa yang didominasi oleh genteng tanah liat, pemukiman di Pulau Sulawesi justru jarang menggunakan jenis atap tersebut. Mayoritas masyarakat di pulau ini lebih memilih bahan alternatif lain untuk melindungi hunian mereka.
Menurut data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) serta Publikasi BPS Statistik Kesejahteraan Rakyat 2025, angka penggunaan atap genteng di seluruh provinsi yang ada di Pulau Sulawesi tercatat masih sangat rendah. Rata-ratanya hanya 2,45 persen, berbanding terbalik dengan Jawa (89,99 persen) dan Sumatera (54,24 persen).
