Para pemain Timnas Indonesia berpose jelang salah satu pertandingan Piala Asia 2000 yang berlangsung di Lebanon. (Dok. Istimewa)
Hendro Kartiko (1) : Sang penjaga gawang utama yang turut andil membawa PSM Makassar menjadi kampiun Ligina 1999-2000. Nomor punggung 1 sebelumnya jadi milik Kurnia Sandy, jebolan program Primavera. Tampil di tiga pertandingan Grup B (270 menit), Hendro kebobolan 7 gol.
Aji Santoso (3) : Bek kanan yang saat itu berusia 30 tahun tersebut hanya diturunkan pada dua pertandingan yakni melawan Kuwait dan babak pertama versus China (135 menit). Saat itu, Aji diwarisi nomor punggung 3 milik Suwandi Siswoyo yang kelak memperkuat PSM Makassar pada musim 2001.
Kurniawan Dwi Yulianto (10) : Mesin gol andalan PSM di Ligina 1999-2000 ini juga tampil penuh di seluruh pertandingan fase grup (270 menit). Pada Piala Asia 1996, nomor punggung 10 jadi milik sesama jebolan Primavera yakni Indriyanto Nugroho.
Bima Sakti (11) : Pemain Terbaik Ligina 1999-2000 tersebut hanya tampil dua kali. Masing-masing melawan China dan Korea Selatan (180 menit). Uniknya, Bima Sakti sudah tampil di Piala Asia 1996 dan juga mengenakan nomor punggung yang sama yakni 11.