Makassar, IDN Times – Kericuhan yang terjadi setelah laga kandang terakhir PSM Makassar melawan Persib Bandung di Stadion B.J. Habibie, Minggu (17/5/2026) malam, memantik reaksi keras dari publik. Kelompok suporter PSM Fans 1915 pun merilis pernyataan resmi untuk mengklarifikasi insiden pitch invasion (aksi masuk ke lapangan) serta pelemparan flare yang mencoreng laga kandang terakhir PSM musim ini.
Dalam rilisnya, mereka menegaskan bahwa insiden tersebut merupakan akumulasi kekecewaan mendalam terhadap manajemen klub yang dinilai gagal total sepanjang musim 2025/2026. Aksi turun ke lapangan dipicu oleh performa tim yang tidak konsisten hingga sempat terancam degradasi. Bagi mereka, posisi papan bawah bukan tempat yang pantas untuk klub sebesar PSM.
