Makassar, IDN Times - Musim 2021-22 akan selalu dikenang sebagai salah satu masa terburuk dalam sepak terjang PSM Makassar. Wiljan Pluim dkk nyaris terdegradasi, dan baru memastikan diri bertahan di Liga 1 sepekan sebelum kompetisi berakhir.
Setelah lalui masa penuh jatuh bangun, mereka menatap musim 2022-23 dengan optimisme bisa tampil lebih baik. Tapi, Bernardo Tavares selaku juru taktik anyar sudah mewanti-wanti suporter untuk tak menaruh ekspektasi tinggi.
Hasil pramusim dan AFC Cup memang melampaui prediksi banyak orang. Justru ini dianggap bisa menjadi pedang bermata dua: jadi modal mental sebelum melawan tim-tim besar, atau memberi rasa jemawa yang justru jadi bumerang. Lantas seperti apa peluang PSM di Liga 1 musim 2022-23?
