Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PSM Makassar Butuh Satu Kemenangan Lagi untuk Bertahan di Super League
Aksi pemain PSM Makassar, Alex Tanque (tengah), saat berusaha lepas dari kawalan dua bek Bhayangkara Presisi FC dalam laga pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion B.J. Habibie, Parepare, 4 Mei 2026. (dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)
  • PSM Makassar menundukkan Bhayangkara FC 2-1 di Stadion B.J. Habibie, kemenangan penting untuk menjauh dari zona degradasi dan jadi modal menghadapi tiga laga tersisa musim ini.
  • Pelatih Ahmad Amiruddin dan bek Aloisio Soares menekankan kerja keras tim serta mengingatkan pemain agar tidak jemawa meski kemenangan ini sangat berarti bagi perjuangan bertahan di liga.
  • Dengan tambahan tiga poin, PSM kini berada di posisi ke-13 dengan 36 poin dan hanya butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan tetap berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Rasa syukur dirasakan seluruh pemain dan staf pelatih PSM Makassar usai mengalahkan Bhayangkara Presisi FC dengan skor 2-1 di Stadion B.J. Habibie, Kota Parepare, Senin (4/5/2026) kemarin. Kemenangan pada laga pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 tersebut jadi modal berharga untuk menjauh dari jeratan degradasi di sisa musim.

"Saya mau mengucap terima kasih spesial ke manajemen yang sampai hari ini masih percaya ke kami semua bahwa kami bakalan keluar dari situasi sulit ini," ungkap sang caretaker, Ahmad Amiruddin, dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan tersebut rampung.

1. Kemenangan atas Bhayangkara FC jadi modal PSM jalani tiga laga tersisa

Aksi pemain PSM Makassar, Sheriddin Boboev (kanan), saat berusaha lepas dari kawalan pemain Bhayangkara Presisi FC yakni Sho Yamamoto (kiri) dalam laga pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion B.J. Habibie, Parepare, 4 Mei 2026. (dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Duel melawan tim berjuluk The Guardians tersebut juga berjalan ketat. Tim tamu sempat menyamakan kedudukan lewat sundulan Henri Doumbia, sebelum serangan balik maut ke-72 bisa diselesaikan oleh Luka Cumic menjadi gol kedua untuk tuan rumah. Kendati hanya menguasai 46 persen aliran bola, PSM bisa lebih agresif dengan melepas lima tembakan tepat sasaran dari 12 percobaan. Sedangkan Bhayangkara FC hanya memperoleh empat shot on target dari tujuh tembakan.

"Kemenangan ini karena kerja keras pemain selama di latihan. Mereka memperlihatkan progres yang sangat-sangat bagus dan alhamdulillah tadi di pertandingan apa yang kita rencanakan di latihan, mereka aplikasikan," ujar Amiruddin di hadapan awak medua. Ia pun menegaskan bahwa hasil ini diharap menjadi modal positif untuk menghadapi tiga laga sisa.

2. Para pemain diharap tidak langsung merasa jemawa

Aksi pemain PSM Makassar, Savio Roberto (kanan), saat lakoni duel bola udara dengan gelandang Bhayangkara Presisi FC yakni T.M. Ichsan (kiri) dalam laga pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion B.J. Habibie, Parepare, 4 Mei 2026. (dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Senada dengan sang pelatih, bek asing PSM yakni Aloisio Soares menyebut kemenangan ini adalah hasil yang sangat penting. Baginya, upaya seluruh pemain selama masa persiapan yang sempit akhirnya terbayar lunas dengan raihan poin penuh. Kendati demikian, dirinya enggan merasa jemawa.

"Kami layak mendapatkan kemenangan atas kerja keras kami agar tidak turun ke kasta kedua. Dan saya kira ini kemenangan yang sangat penting untuk tetap bertahan di Super League. Masih ada tiga pertandingan tersisa, tiga laga untuk kita menangkan," jelas pemain asal Brasil tersebut.

3. Juku Eja hanya butuh satu kemenangan lagi agar bisa bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia

Para pemain PSM Makassar merayakan gol Luka Cumic (paling kanan) ke gawang Bhayangkara Presisi FC dalam laga pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion B.J. Habibie, Kota Parepare, pada 4 Mei 2026. (dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Poin penuh atas anak asuh Paul Munster tersebut membuat PSM bisa perlebar jarak dengan zona degradasi. Mereka masih duduki peringkat 13 klasemen sementara dengan koleksi 36 poin, hanya berjarak tujuh angka dari penghuni posisi ke-16 yakni Persis Solo. Juku Eja hanya perlu satu kemenangan lagi untuk memastikan lolos dari kemungkinan degradasi.

Selanjutnya, PSM Makassar akan melawat ke Stadion Kanjuruhan, Kab. Malang, markas Arema FC pada Sabtu (9/5/2026) mendatang. Singo Edan, yang saat ini sudah nyaman di papan tengah klasemen sementara BRI Super League 2025/2026, berpotensi tetap memberi perlawanan sengit pada anak-anak Makassar.

Editorial Team