Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kebutuhan IDN Times (14).jpg
Salah satu momen pertandingan pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026 antara Persijap Jepara versus PSM Makassar yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara pada 24 Januari 2026. (Dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Intinya sih...

  • Semua gol Persijap berasal dari kesalahan koordinasi lini belakang PSM, memicu kekalahan 2-0.

  • Pelatih Tomas Trucha kecewa dengan hasil pemeriksaan VAR terkait potensi pelanggaran di gol kedua Persijap.

  • PSM Makassar masih tertahan di peringkat 12 klasemen sementara setelah kalah, tetapi optimis membalikkan tren negatif pada pertandingan selanjutnya.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Pelatih kepala PSM Makassar, Tomas Trucha, mengakui sudah berfirasat laga pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026 melawan tuan rumah Persijap Jepara pada Sabtu (24/1/2026) malam akan berlangsung sulit. Kendati mengincari poin penuh demi memperbaiki posisi di papan klasemen sementara, tim justru takluk dengan skor 2-0. Trucha sendiri menyoroti kinerja lini belakangnya yang berimbas pada sepasang gol lawan.

"Di awal pertandingan, kita memberi seolah memberi skenario pada tim lawan untuk mencetak gol lebih dulu. Dan di 10 menit pertama kita kurang beruntung. Harusnya bola bisa disapu langsung, tapi situasi tersebut terjadi (gol pertama)," jelas pelatih asal Republik Ceko tersebut dalam sesi jumpa pers selepas laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara tersebut rampung.

1. Semua gol Persijap datang dari kesalahan koordinasi lini belakang

Salah satu momen pertandingan pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026 antara Persijap Jepara versus PSM Makassar yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara pada 24 Januari 2026. (Dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Gol pembuka Persijap yang dicetak oleh Carlos Franca pada menit ke-4 lahir dari kesalahan pemain PSM. Bola sapuan Victor Luiz justru membentur sesama rekan setimnya yakni Akbar Tanjung. Bola liar kemudian berbalik menuju gawang dan membentur mistar. Minim pengawalan, striker lawan Carlos Franca langsung berlari menyambut bola di depan gawang dengan kakinya. Meski ruang tembaknya sudah ditutup, bola sontekan Franca tetap masuk dan gagal dibendung.

Juku Eja melakukan perubahan strategi saat jeda untuk meningkatkan intensitas serangan dan memulai babak kedua dengan performa yang lebih menjanjikan. Tapi, momentum kebangkitan tersebut kembali patah akibat kesalahan koordinasi serupa dan berujung pada gol kedua lawan.

2. Tomas Trucha mengaku kecewa dengan hasil pemeriksaan VAR untuk potensi pelanggaran di gol kedua

Salah satu momen pertandingan pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026 antara Persijap Jepara versus PSM Makassar yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara pada 24 Januari 2026. (Dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Namun, kekecewaan Trucha juga tertuju pada proses gol kedua Persijap yang dianggap kontroversi karena adanya potensi pelanggaran. Saat melakukan recovery bola hasil umpan silang lawan, Yuran diganggu pergerakannya oleh gelandang lawan yakni Wahyudi Hamisi. Terdapat gerakan menarik yang membuat bek asal Cape Verde itu terjatuh. Bola kemudian dikirim ke Iker Guarrotxena, dan berhasil dikonversi menjadi gol.

"Kita membuat satu pergantian pemain setelah jada babak. Kita memulai babak kedua dengan baik, sebelum kejadian serupa (kesalahan koordinasi) terulang di gol kedua. Kalian harus beritahu saya apa yang kalian lihat karena saya tidak melihatnya terlalu jelas bahkan dari VAR," jelas Trucha.

"Gol kedua lawan sangat menentukan, tapi pemeriksaan VAR berkata lain. Saya tidak tahu apa yang VAR tangkap saat itu. Tapi itu sangat menentukan arah permaina. Jika gol ini dianulir, saya pikir kita masih punya waktu untuk mencari gol penyeimbang dan pulang dari pertandingan ini dengan satu poin," imbuhnya.

3. Yuran Fernandes dan kawan-kawan masih tertahan di peringkat 12 klasemen sementara

Salah satu momen pertandingan pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026 antara Persijap Jepara versus PSM Makassar yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara pada 24 Januari 2026. (Dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Meski pulang tanpa poin, Trucha meminta anak asuhnya untuk segera bangkit dan belajar dari kesalahan fatal di laga ini. Pelatih 54 tahun tersebut optimis mampu membalikkan keadaan pada pertandingan selanjutnya, sekaligus memutus tren negatif kalah 5 laga beruntun.

Hasil ini membuat PSM Makassar tak beranjak dari posisi ke-12 klasemen sementara dengan perolehan 19 poin, ditempel oleh Persik Kediri di peringkat 13 dengan jumlah poin sama. Selanjutnya, mereka akan menjamu tim papan bawah lainnya yakni Semen Padang di Stadion B.J. Habibie Parepare pada Senin 2 Februari 2026.

Editorial Team