Makassar, IDN Times - PSM Makassar memulai paruh kedua musim 2024/25 dengan berat. Ini lantaran imbas dari insiden 12 pemain saat melawan Barito Putera di pekan ke-16 BRI Liga 1. Sanksi Komdis PSSI membuat hasil positif atas Laskar Antasari dianulir menjadi kekalahan 0-3, sehingga Juku Eja melorot ke peringkat 11 klasemen sementara.
Manajemen PSM sendiri tidak tinggal diam dan sudah mengajukan banding atas keputusan tersebut. Muhammad Nur Fajrin selaku manajer tim, dalam jumpa pers daring pada Senin (30/12/2024) lalu, merasa fakta-fakta yang terungkap selama sidang tidak sesuai dengan sanksi yang dijatuhkan.
Alhasil, kembali ke trek kemenangan jadi misi utama PSM sepanjang putaran kedua. Sebagai tim yang berambisi merangsek ke papan atas, kecolongan di menit akhir menjadi hal terlarang.
