Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Imbang 0-0 Lawan Bhayangkara FC, PSM Makassar Akhiri Puasa Poin
Bek Bhayangkara FC Jajang Mulyana (kiri) berusaha hentikan laju gelandang PSM Makassar Wiljan Pluim (kanan) dalam laga pekan ke-11 BRI Liga 1 2021/22 di Stadion Maguwoharjo Sleman, 6 November 2021. (Dok. Liga Indonesia Baru)

Makassar, IDN Times - Juku Eja akhirnya mengakhiri puasa poin. Mereka bisa menahan imbang Bhayangkara FC dengan skor 0-0 dalam lanjutan gameweek ke-27 BRI Liga 1 2021/22 yang berlangsung di Stadion Kompyang Sujana Denpasar, Jumat malam (25/2/2022).

Dari susunan pemain PSM, Erwin Gutawa akhirnya diberi kesempatan jadi starter setelah lama dicadangkan. Stopper asal Bone tersebut menjadj tandem Ganjar Mukti, setelah Hasyim Kipuw absen akibat hukuman Komdis PSSI.

Tak ada Awan Setho Rahardjo di bawah mistar gawang Bhayangkara FC. Kiper cadangan Indra Adi Nugraha turun sebagai starter. Sektor depan diisi oleh trio Wahyu Suboseto, Ezechiel N'Douassel serta Adam Alis.

Babak pertama berjalan dalam tempo pelan. Bhayangkara FC enggan bermain terbuka dari kaki ke kaki, dan lebih banyak andalkan serangan lewat umpan direct. PSM sendiri lebih banyak menunggu, sembari sesekali mengirim counter attack di sisi sayap.

Menit ke-19, Anderson Salles nyaris memberi The Guardian gol pertama. Tapi kiper PSM yakni Syaiful Syamsuddin masih bisa membaca arah bola. Tak banyak peluang bisa diperoleh Bhayangkara FC lantaran solidnya kinerja duo Erwin - Ganjar.

Menit ke-33, Syaiful kembali unjuk gigi dengan menepis sundulan menyamping Ezechiel N'Douassel. Tiga menit sebelun turun minum, giliran Sani Rizki Fauzi yang gigit jari setelah tembakan jarak jauhnya bisa dihalau. Tak ada gol tercipta hingga kedua tim masuk ruang ganti.

Tempo pertandingan tak banyak berubah di babak kedua. Anak-anak Makassar diinstruksikan oleh pelatih kepala Joop Gall untuk lebih banyak bertahan. Ezechiel N'Douassel tak berkutik dalam kepungan bek-bek PSM.

Masuk menit 60-an, masuknya Prince Patrick Kallon memberi tenaga baru untuk sektor depan PSM. Kedua sisi sayap mulai berani berduel dengan bek-bek Bhayangkara FC. Tapi belum ada gebrakan atau manuver bisa dilakukan.

Pauk Munster sendiri coba meningkatkan daya gedor Bhayangkara FC dengan memasukkan Melvin Platje. Masuk pengujung laga, giliran Herman Dzumafo serta Dendy Sulistyawan.

Merespons masuknya Dzumafo sebagai tandem Ezechiel, Pluim terpaksa turun membantu bek-bek PSM untuk menjaga kombinasi dua penyerang jangkung tersebut.

Masuk injury time, Bhayangkara FC membombardir pertahanan PSM dengan bola-bola atas. PSM sendiri memilih menumpuk pemain di sektor belakang. Strategi berhasil, serangan The Guardian lebih banyak buntu. Hingga peluit panjang ditiup Thoriq Alkatiri, skor 0-0 tak berubah.

Mendapat poin pertama setelah lose streak empat kali, PSM bergeming di posisi ke-14 dengan 29 poin. Meski begitu, mereka bisa perlebar jarak dengan zona merah menjadi 7 poin. Hasil imbang membuat Bhayangkara FC gagal merangsek ke peringkat dua untuk menempel si pemuncak klasemen sementara Bali United.

Berikut susunan pemain kedua tim :

PSM Makassar (4-4-2)

Syaiful Syamsuddin (GK); Dallen Doke, Ganjar Mukti, Erwin Gutawa, Yance Sayuri (Prince Patrick Kallon, 62'); Delvin Rumbino, Manda Cingi, Rasyid Bakri (Renaldi, 90+2'), Wiljan Pluim; Golgol Mebrahtu (Ilham Udin Armaiyn, 90+5'), Yakob Sayuri

Bhayangkara FC (4-3-3)

Indra Adi Nugraha (GK); I Putu Gede Juni Antara (Ruben Sanadi, 63'), Anderson Salles, Jajang Mulyana, Sani Rizki Fauzi; Evan Dimas, Teuku Muhammad Ichsan (Muhammad Hargianto, 25'), Andik Vermansah (Herman Dzumafo, 80'); Wahyu Suboseto (Melvin Platje, 63'), Ezechiel N'Douassel, Adam Alis (Dendy Sulistyawan, 80')

Editorial Team