Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kebutuhan IDN Times (53).jpg
Salah satu momen laga Grup 2 Babak Pendahuluan Liga 2 2023/2024 antara PSIM Yogyakarta versus Malut United yang berlangsung di Stadion Mandala Krida Yogyakarta pada 25 November 2023. (Twitter.com/PSIMJogja)

Intinya sih...

  • Malut United ingin memetik tiga poin setelah menahan imbang Persija di kandangnya pekan lalu.

  • PSIM Yogyakarta termasuk dalam enam tim Super League yang belum terkalahkan, tapi pelatihnya tidak puas dengan hasil imbang kontra Persib Bandung.

  • Hingga pekan ketiga, baik Malut United maupun PSIM sama-sama mengoleksi lima poin dari satu kemenangan dan dua hasil imbang.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Malut United akan menjamu PSIM Yogyakarta pada Sabtu besok (30/8/2025). Duel pekan keempat BRI Super League 2025 tersebut menjadi reuni mantan penghuni Liga 2 (kini bernama Championship) yang sempat terpisah selama satu musim.

Mereka baru bertemu dua kali pada musim 2023/2024, tepatnya pada babak pendahuluan. Saat itu, Malut United alami satu kekalahan dan sekali imbang. Praktis, anak asuh Hendri Susilo masih penasaran untuk memetik tiga poin saat bersua anak-anak Yogyakarta. Ada gengsi yang turut mencuat karena kali ini mereka saling jajal di kasta tertinggi.

1. Malut United ingin mengulangi kerja keras saat menahan imbang Persija di kandangnya pekan lalu

Laga Persija lawan Malut United di JIS. (Dok. Malut United)

Malut United menatap pertandingan ini dengan modal belum terkalahkan sejak pekan pertama. Yang terbaru, mereka secara mengejutkan sukses membawa pulang satu poin saat melawat ke markas Persija Jakarta pada Sabtu lalu (23/8/2025). Kerja keras untuk menjaga tren positif akan coba diulang Laskar Kie Raha dalam laga ini.

"Kami mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk meraih tiga poin. Saya yakin kami akan menghadapi PSIM dengan cara terbaik," ucap sang gelandang andalan, Gustavo Franca, seperti dilansir oleh situs resmi klub pada Rabu lalu (27/8/2025).

2. Bagi PSIM, keberuntungan tak cukup untuk membawa pulang poin dari Ternate

Laga PSIM vs Persib berakhir imbang 1-1 (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Di sisi lain, PSIM termasuk dalam enam tim Super League yang belum terkalahkan (bersama Malut United). Kendati demikian, Jean-Paul van Gastel selaku juru taktik tak mau merasa puas. Hasil imbang 1-1 kontra tim kuat Persib Bandung pekan lalu dianggap sebagai keberuntungan. Mereka perlu lebih dari sekadar campur tangan dewi fortuna untuk menjaga konsistensi.

"Saya rasa kedua tim pantas kecewa karena hanya mendapatkan satu poin. Tapi saya tidak bisa membayangkan kecewanya Persib yang melewatkan dua penalti. Dan akhirnya kami mengamankan satu poin," ungkap Van Gastel dalam setelah pertandingan melawan Maung Bandung.

3. Laskar Ke Raha baru dua kali bertemu dengan Naga Jawa, tepatnya di Liga 2 musim 2023/2024

Salah satu momen laga Grup 2 Babak Pendahuluan Liga 2 2023/2024 antara PSIM Yogyakarta versus Malut United yang berlangsung di Stadion Mandala Krida Yogyakarta pada 25 November 2023. (Twitter.com/PSIMJogja)

Hingga pekan ketiga, baik Malut United maupun PSIM sama-sama mengoleksi lima poin dari satu kemenangan dan dua hasil imbang. Malut United sendiri duduki posisi kelima klasemen sementara berkat keunggulan selisih gol, sedangkan PSIM tepat berada di bawahnya.

Berikut ini catatan pertemuan kedua tim :

25/11/23 PSIM 1-1 Malut United (Liga 2)

30/09/23 Malut United 0-1 PSIM (Liga 2)

Editorial Team