Makassar, IDN Times - PSM Makassar akhirnya sukses memutus tren negatif yang sudah membebani sejak Desember 2025 pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026. Bertandang ke Stadion Maguwoharjo Sleman yang menjadi markas PSBS Biak, pada Minggu (8/2/2026) sore, mereka bisa menang dengan skor tipis 1-2. Kendati demikian, poin penuh diperoleh dengan perjuangan yang susah payah.
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. PSM membuka peluang melalui kreasi Victor Luiz yang diselesaikan oleh Alex Tanque, meski tembakannya masih meleset. PSBS tidak tinggal diam dan membalas melalui serangan Heri Susanto serta Yano Putra yang masih mampu diblok oleh barisan pertahanan lawan.
Masuk pertengahan babak pertama, tuan rumah mulai mendominasi ancaman ke gawang PSM melalui Pablo Andrade dan Luquinhas. Tekanan bertubi-tubi dari tim tuan rumah memaksa lini belakang tim tamu bekerja keras, terutama saat menghalau serangan dari Ruyery Blanco dan Eduardo Barbosa. Meski menguasai bola, penyelesaian akhir yang kurang akurat membuat skor kacamata bertahan hingga menit ke-30.
PSM perlahan mulai keluar dari tekanan dan menciptakan beberapa peluang berbahaya lewat Jacques Themopele dan Alex Tanque. Kerja sama apik para pemain Juku Eja mulai merepotkan pertahanan PSBS menjelang masa turun minum.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-43 saat PSM berhasil membuka keunggulan. Rizky Eka Pratama melakukan aksi individu dengan melakukan gerakan cutting inside dari sisi kanan pertahanan PSBS, melewati dua pemain. Ia pun melepas tembakan akurat yang bersarang di jawa gawang PSBS. Gol ini membawa PSM unggul 0-1 sekaligus menjadi penutup aksi di babak pertama.
Masuk babak kedua, PSBS coba mengejar ketinggalan melalui kreasi Pablo Andrade. Tensi pertandingan sempat memanas yang berujung pada kartu kuning untuk bek PSM Yuran Fernandes, dan pemain PSBS Heri Susanto. Tapi, fokus PSM tidak goyah di tengah tekanan fisik yang diberikan oleh tim tuan rumah.
Alih-alih samakan kedudukan, gawang PSBS justru kembali bobol pada menit ke-53 melalui Gledson Paixao. Memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang lawan usai tendangan bebas Victir Luiz, pemain asal Brasil tersebut langsung menyambar bola dengan tendangan keras jarak dekat karena tak terkawal. Gol bersarah telak ke gawang PSBS yang dikawal Kadu, mengubah skor menjadi 0-2.
Pelatih PSM, Tomas Trucha, merespons keunggulan tersebut dengan melakukan penyegaran di lini depan. Dua pemain baru yakni Luka Cumic dan Sheriddin Boboev dimasukkan pada menit ke-57. Sementara itu, PSBS berusaha mengubah keadaan dengan memasukkan tenaga baru seperti Raja Siregar dan Myeonghyeon Hwang.
Hingga menit ke-66, PSBS terus berupaya memperkecil selisih skor melalui peluang yang didapat Sandro Embalo. Meskipun terus digempur, kedisiplinan barisan pertahanan PSM Makassar tetap terjaga. Efektivitas dalam manfaatkan peluang menjadi kunci utama kemenangan PSM di laga tandang kali ini.
Menit ke-80, PSBS akhirnya memperkecil ketinggalan. Tendangan bebas tidak langsung dari Ruyery Blanco membentur kaki-kaki barisan pemain yang menjadi pagar hidup. Bola kemudian berbelok arah sehingga sulit dijangkau oleh kiper PSM, hingga akhirnya bersarang di gawang tim tamu. Skor berubah menjadi 1-2.
Badai Pasifik semakin agresif setelah mencetak satu gol. Mereka mulai meningkatkan intensitas serangan lewat umpan langsung. Salah satunya terjadi pada menit ke-89, saat peluang emas didapatkan oleh Ruyery Blanco. Lolos dari perangkap offside, ia menyambut umpan Pablo Andrade dan mengonversinya sebagai tembakan on target. Sayangnya, bola malah membentur tiang gawang dan bisa langsung diamankan kiper PSM.
Seolah tersengat, PSBS langsung memberi tekanan bertubi-tubi di sisa waktu normal. Peluang emas kembali diperoleh Ruyery Blanco pada menit masa injury time. Sayangnya, bola hasil konversi sepak pojok tersebut lagi-lagi kembali membentur tiang gawang. Tensi panas di pengujung laga membuat wasit memberi kartu kuning kepada kapten PSBS, Heri Susanto, yang dianggap menyikut wajah pemain PSM yakni Ricky Pratama.
Hingga peluit panjang diitiup, skor 1-2 untuk kemenangan PSM tak berubah. Ini menjadi kemenangan pertama mereka sejak Desember 2025, sekaligus memutus catatan gagal memetik poin penuh selama 7 laga beruntun.
Berikut ini susunan pemain kedua tim :
PSBS Biak (3-4-3)
Kadu (GK); Arif Budiyono (Lucky Oktavianto, 78'), Sandro Embalo, Hadi Ardiansyah (Raja Imam Siregar, 58'); Heri Susanto, Eduardo Barbosa (Hwang Myung-hyun, 58'), Yano Putra, Pablo Andrade; Ruyery Blanco, Luquinhas, Mohcone Nader
PSM Makassar (4-4-2)
Reza Arya Pratama (GK); Syahrul Lasinari, Yuran Fernandes, Aloisio Soares, Victor Luiz; Jacques Themopele (Sheriddin Boboev, 57'), Gledson Paixao, Rezky Fandi (Akbar Tanjung, 89'), Rezky Eka Pratama (Dzaky Asraf, 73'); Fahrul Aditia (Ricky Pratama, 73'), Alex Tanque (Luka Cumic, 57')
