Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ACC: Berjalan Seru, PSM Imbang Tanpa Gol Lawan BG Pathum
Salah satu momen pertandingan matchday pertama Grup A ASEAN Club Championship 2024/25 antara PSM Makassar versus BG Pathum United di Stadion Batakan Balikpapan pada Rabu 21 Agustus 2024. (Instagram.com/psm_makassar)

Makassar, IDN Times - PSM Makassar hanya mampu bermain imbang melawan BG Pathum United di matchday pertama fase grup ASEAN Club Championship 2024/25. Meski sudah saling bertukar serangan, duel yang berlangsung di Stadion Batakan Balikpapan pada Rabu malam (21/8/2024) tersebut berakhir dengan skor 0-0.

Susunan Pemain

PSM Makassar sendiri tak melakukan banyak rotasi pemain alias tetap memasang para pemain penting. Memakai formasi 3-4-3, pos gelandang kiri dan kanan diisi oleh Rizky Eka Pratama serta Latyr Fall. Sedangkan tugas menyrang diserahkan pada trisula Dzaky Asraf, Nermin Haljeta serta Tito Okello.

BG Pathum United sendiri menurunkan susunan pemain yang berbeda ketimbang saat mereka berlaga di Liga Thailand. Beberapa bahkan baru jalani debutnya sejak direkrut pada bursa transfer musim panas. Mereka antara lain bek Marco Ballini, gelandang serang Sivakorn Teatrakul, serta striker Ilhan Fandi.

Jalannya Pertandingan

Kedua tim langsung bermain terbuka sejak menit pertama. Gelandang BG Pathum, Freddy Alvares, mendapat peluang lewat tembakan jarak dekat pada menit ke-12. Tapi bola masih mampu diblok oleh pemain belakang PSM.

PSM sendiri juga mendapat peluang emas dua menit berselang. Diawali serangan balik cepat, Ananda Raehan Alief melepas tendangan dari luar kotak penalti ke area tiang dekat. Sayang, bola masih menyamping tipis dari sasaran.

Freddy Alvarez kembali mendapat peluang pada menit ke-20 lewat skema bola mati. Meski sangat dekat dari kotak penalti, tendangan bebasnya malah melambung terlampau tinggi.

BG Pathum lagi-lagi mendapat peluang jarak dekat di menit ke-26. Manfaatkan tusukan Waris Chutong dari sisi sayap, bola kemudian dioper ke Freddy Alvarez. Alvares kemudian mengirim umpan ke Chaowat Veerachat yang berdiri bebas. Tapi, tembakan Chaowat justru mengangkasa.

Masuk pertengahan babak pertama, BG Pathum mulai lebih banyak menguasai bola lewat pemainan umpan-umpan pendek khas mereka. Tapi, mereka masih belum mampu menembus rapatnya lini belakang lawan. Sedangkan PSM masih bisa mengirim serangan lewat skema counter attack. Tak ada gol tercipta hingga turun minum.

Masuk babak kedua, anak asuh Bernardo Tavares mencoba mengirim serangan via sisi sayap kiri. Upaya tersebut nyaris membuahkan hasil pada menit ke-52. Diawali kerja sama satu dua dengan Nermin Haljeta, Latyr Fall langsung melepas tembakan dari luar kotak penalti. Tapi percobaannya masih melesat jauh.

Latyr Fall mendapat peluang on target di menit ke-60. Gelandang asal Senegal itu melepas tembakan jarak dekat usai menerima umpan dari Tito Okello. Tapi, sepakan Latyr masih terlalu lemah dan diamankan dengan mudah oleh kiper Pisan Dorkmaikaew.

Melihat lini depan BG Pathum tak kunjung moncer, Makoto Teguramori akhirnya memasukkan Chanatip Songkrasin saat laga sudah berjalan 61 menit. Sempat mampu mengancam lewat beberapa aksi individunya, PSM malah berbalik menguasai pertandingan.

Juku Eja akhirnya kembali mendapat peluang di menit ke-70. Ricky Pratama, yang masuk sebagai pemain pengganti, melakukan aksi solo mengolah bola di tengah kawalan tiga pemain belakang BG Pathum United. Ia kemudian melepas tendangan jarak dekat, tapi masih mengenal jala luar gawang.

Masuk 15 menit akhir, BG Pathum coba menaikkan garis pertahanan. PSM merespons dengan lebih banyak melepas umpan jarak jauh menuju Nermin Haljeta yang berdiri sendian di pertahanan lawan. Tapi itu tak berjalan lama sebab tim tuan rumah balas menerapkan umpan-umpan pendek.

Menit ke-77, Ricky Pratama lagu-lagi bisa melepas tembakan jarak dekat. Tapi arahnya masih mampu dibaca oleh kiper BG Pathum United. The Rabbits merespons dengan sundulan Ilhan Fandi pada menit ke-83, usai menerima umpan silang dari Chanatip. Beruntung Hilmansyah masih mampu menangkap sundulan striker Timnas Singapura itu.

Meski kendati kedua tim terus bermain terbuka hingga pengujung waktu normal, skor 0-0 tetap tak berubah sampai peluit panjang ditiup wasit Nishihashi Isao.

Berikut ini susunan pemain kedua tim :

PSM Makassar (3-4-3)

Hilmansyah (GK); Syahrul Lasinari, Yuran Fernandes, Aloisio Soares; Rizky Eka Pratama (Daffa Salman, 75'), Ananda Raehan Alief (Sulthan Zaky, 86'), Akbar Tanjung, Latyr Fall (Fahrul Aditia, 86'); Dzaky Asraf (Ricky Pratama, 65'), Nermin Haljeta, Tito Okello (Abdul Rahman, 75')

BG Pathum United (3-4-1-2)

Pisan Dorkmaikaew (GK); Marco Ballini (Kritsada Kaman, 76'), Chonnapat Buaphan, Thawatchai Inprakhon; Waris Chutong (Surachat Saree Pim, 46'), Chaowat Veerachat, Freddy Alvarez (Chanatip Songkrasin, 61'), Airfan Doloh; Sivakorn Teatrakul (Jaroensak Wonggorn, 76'); Raniel Santana, Ilhan Fandi

Editorial Team