Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Waspada! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Sulsel
ilustrasi hujan disertai angin kencang (IDN Times/Muhammad Nasir)
  • BMKG Wilayah IV Makassar memperingatkan potensi cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan akhir Februari 2026, termasuk hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di sejumlah daerah pesisir.
  • Plt. Kepala BMKG Sulsel mengimbau masyarakat serta pemangku kepentingan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi dengan menjaga infrastruktur, lingkungan, dan memantau peringatan dini cuaca.
  • BMKG menyediakan layanan informasi cuaca 24 jam melalui call center, WhatsApp otomatis, situs resmi, media sosial @BMKGSulsel, dan aplikasi Info BMKG untuk seluruh wilayah terdampak di Sulawesi Selatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Cuaca ekstrem tersebut berisiko memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, dan gelombang tinggi.

Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya potensi curah hujan tinggi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan. Kondisi ini diperkirakan terjadi pada periode akhir Februari 2026.

Hasil analisis dinamika atmosfer menunjukkan adanya kombinasi aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rosbi. Konvergensi angin turut mendukung peningkatan pertumbuhan awan-awan konvektif di Sulawesi Selatan.

1. Potensi hujan lebat hingga gelombang tinggi

Ilustrasi hujan (IDN Times/Irwan Idris)

Prakiraan hujan lebat hingga sangat lebat tanggal 24 Februari 2026 - 1 Maret 2026 berpotensi terjadi di Parepare, Barru, Pangkajene Kepulauan, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, dan Kepulauan Selayar. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Luwu Utara, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Bone, Sinjai, Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba.

Selain curah hujan tinggi, potensi angin kencang diperkirakan terjadi di bagian barat dan selatan Sulawesi Selatan. Di perairan, gelombang tinggi mencapai 1,25-2,5 meter diprediksi muncul di Perairan Pinrang, Barru, Makassar, Pangkajene dan Kepulauan, Kepulauan Selayar, Bulukumba, Kepulauan Takabonerate, dan Jeneponto.

2. Imbauan kesiapsiagaan dari BMKG

Ilustrasi hujan (IDN Times/Sukma Shakti)

Plt. Kepala BMKG Sulawesi Selatan, Nasrol Adil, menegaskan perlunya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Sulawesi Selatan. Dia juga mengingatkan para pemangku kepentingan dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem.

"Untuk itu, perlu dipastikan kesiapan infrastruktur dan tata kelola sumber daya air, penataan lingkungan yang baik, penghijauan, serta pemangkasan dan penguatan pohon agar tidak mudah roboh," kata Nasrol dalam siaran persnya, Senin (23/2/2026).

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjauh dari lokasi terdampak. Selain itu, warga juga disarankan aktif memantau informasi serta peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG, sambil memperkuat koordinasi antar pihak terkait.

3. Layanan informasi cuaca 24 jam

Ilustrasi hujan di Kota Makassar. IDN Times/Irwan Idris

BMKG menyediakan layanan informasi cuaca 24 jam melalui call center 0411-456493 dan 437331, MEWS 0811 4614 350, WA otomatis 0821 8815 8985, serta situs resmi http://www.bmkg.go.id, http://www.bbmkg4.com, dan http://cuaca.bmkg.go.id. Informasi juga dapat diakses melalui media sosial FB dan IG @BMKG Sulsel serta aplikasi Info BMKG di Playstore.

Peringatan dini BMKG mencakup seluruh Kota/Kabupaten: Parepare, Barru, Pangkajene Kepulauan, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Kepulauan Selayar, Luwu Utara, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Bone, Sinjai, Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba.

Editorial Team