Makassar, IDN Times - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Cuaca ekstrem tersebut berisiko memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, dan gelombang tinggi.
Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya potensi curah hujan tinggi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan. Kondisi ini diperkirakan terjadi pada periode akhir Februari 2026.
Hasil analisis dinamika atmosfer menunjukkan adanya kombinasi aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rosbi. Konvergensi angin turut mendukung peningkatan pertumbuhan awan-awan konvektif di Sulawesi Selatan.
