Makassar, IDN Times - Rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau PLTSa di kawasan Tamalanrea, Makassar, kembali menuai penolakan dari warga sekitar lokasi proyek. Warga menilai pembangunan fasilitas tersebut berpotensi menimbulkan dampak sosial dan lingkungan karena lokasinya berada dekat dengan kawasan permukiman.
Penolakan kembali mencuat setelah adanya pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam sidang Debottlenecking Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah bersama PT Sarana Utama Sinergi (PT SUS) di Jakarta, Kamis (7/5/2026). Dalam pertemuan itu, dia mendorong proyek PSEL tetap di Tamalanrea.
