Makassar, IDN Times - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menanggapi rencana Pemprov Sulsel membentuk Satuan Tugas (Satgas) penanganan demonstrasi. Organisasi lingkungan tersebut menilai kebijakan itu berpotensi bertentangan dengan prinsip demokrasi dan hak asasi manusia.
Kepala Departemen Eksternal WALHI Sulsel, Rahmat Kottir, menilai rencana pembentukan satgas untuk menekan aksi demonstrasi tidak sejalan dengan jaminan konstitusi. Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia yang dilindungi undang-undang.
"Rencana Andi Sudirman untuk menekan aksi demonstrasi adalah sikap anti demokrasi dan pelanggaran hak asasi manusia," kata Rahmat, Kamis (12/2/2026).
