Makassar, IDN Times - Universitas Muhammadiyah Makassar menanggapi kasus pengeroyokan mahasiswa di dalam lingkungan kampus. Video penganiayaan beredar di media sosial, Senin (29/5/2023).
Dalam pernyataan persnya, Wakil Rektor III Unismuh Dr. Muhammad Tahir menyatakan pihaknya dengan tegas mengutuk setiap bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan kampus. Dia membenarkan penganiayaan dalam video yang beredar terjadi di Unismuh, tepatnya Senin pukul 14.30 Wita di Lantai 2 Gedung Iqra.
"Kami sangat prihatin dan menyayangkan dugaan kekerasan yang dialami oleh dua orang mahasiswa Unismuh (keduanya duduk di semester 4) berinisial EA dan AW," kata Tahir melalui rilisnya, Selasa (30/5/2023).