Seorang kader PSI sempat terpancing emosinya akibat aksi demo Aliansi Keramat di depan lokasi Rakernas PSI di Hotel Claro Makassar, Jl A.P Pettarani, Jumat (30/1/2026) IDN Times / Darsil Yahya.
Sementara, Jenderal Lapangan Aksi, Fahrul mengatakan, mereka melakukan aksi dengan tertib dan tidak menutup jalan namun kenapa ada oknum kader PSI yang berusaha mengganggu aksi mereka.
"Kami tertib dan patuh dan hanya menyampaikan aspirasi, jika kalau kemudian ada hal-hal yang kemudian menggangu jalannya aksi, kami mohon maaf. Kami sudah menyampaikan pendapat di depan umum secara tertib," ucapnya.
Lalu Ronald Aristone Sinaga, atau yang akrab disapa Bro Ron meminta kadernya yang masih berada di depan gerbang untuk masuk ke area hotel dan tidak menggagu massa aksi.
"Kita salah, masuk aja, jangan lagi di luar kadernya, yang pakai (baju) PSI masuk (ke hotel). Gue aja santai, kok malah kalian yang baper. Masuk semua PSI," pinta Bro Ron kepada kader PSI.
Tak berselang lama, Aliansi Keramat membacakan sejumlah tuntutan kemudian sekitar pukul 18.09 Wita massa aksi membubarkan diri dan meninggalkan Jalan AP Pettarani Makassar.
Adapun tuntutan Aliansi Keramat, yaitu:
1. Copot Menteri kehutanan RI yang di duga tidak mampu menjaga hutan
2. Usut tuntas dugaan pembabatan dan penambangan liar di beberapa titik di Wilayah Sulawesi Selatan di duga ilegal.
3. Hentikan segala bentuk kegiatan yang merusak ekologi.
4. Desak KPK RI usut tuntas dugaan keterlibatan Jokowi terkait dugaan kasus korupsi kuota Haji.
5. Periksa Jokowi terkait dugaan keterlibatan pada dugaan kasus korupsi impor minyak.