Peresmian Summarecon Makassar Convention Center dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. (IDN Times/Aan Pranata)
Executive Director Summarecon Mutiara Makassar, Indra Widjaja Antono, mengatakan berbagai fasilitas dan event tersebut merupakan bagian dari pengembangan kawasan sebagai pusat aktivitas baru di Makassar.
“Kehadiran berbagai fasilitas dan event tersebut merupakan bagian dari pengembangan kawasan sebagai pusat aktivitas baru di Makassar. Summarecon Mutiara Makassar terus dikembangkan sebagai kota terpadu yang tidak hanya menghadirkan hunian, tetapi juga fasilitas pendidikan, lifestyle, serta ruang kegiatan yang dapat mendorong pertumbuhan komunitas dan aktivitas ekonomi di sekitarnya,” kata Indra dalam siaran persnya, Jumat (6/3/2026).
Ia menambahkan keberadaan Summarecon Mutiara Makassar Convention Center juga berperan dalam mendorong pertumbuhan industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Makassar yang dikenal sebagai pintu gerbang kawasan timur Indonesia.
Selain itu, kawasan ini juga didukung kehadiran Plataran Makassar Venues and Dining yang menjadi restoran premium pertama dari Plataran Indonesia di wilayah timur Indonesia. Restoran ini memiliki ruang indoor dan outdoor yang mampu menampung hingga 400 tamu dengan konsep dining serta 1.000 orang dengan konsep standing.
Sejak diluncurkan pada 2018, Summarecon Mutiara Makassar berkembang sebagai kota baru di wilayah timur Indonesia dengan berbagai fasilitas kawasan. Di antaranya klaster hunian Jade Residence, Beryl Residence, Crystal Residence, The Topaz Residence, hingga The Morizen serta area komersial seperti Graha Boulevard, Rainbow Food Centre, Pasar Mandiri, dan De Festive.
Ke depan, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan pembangunan Summarecon Mall Makassar yang direncanakan mulai beroperasi pada 2027.