Kawasan Summarecon Mutiara Makassar dikembangkan sebagai pusat aktivitas baru di Indonesia Timur melalui penambahan fasilitas pendidikan, olahraga, dan lifestyle, serta penyelenggaraan sejumlah event berskala nasional di tahun 2026. (Dok. IDN Times)
Summarecon Mutiara Makassar dikembangkan sebagai proyek kota terpadu seluas sekitar 500 hektare yang berada dekat bandara dan pusat perdagangan Makassar. Kawasan ini disebut menjadi pengembangan kota terpadu pertama Summarecon di luar Pulau Jawa.
Saat ini sekitar 1.200 keluarga telah tinggal di kawasan tersebut. Pengembang juga terus menambah fasilitas penunjang untuk membangun ekosistem residensial yang terintegrasi.
Direktur PT Sinergi Mutiara Cemerlang, Kiplongang Akemah, mengatakan kawasan Summarecon Mutiara Makassar dirancang sebagai kota baru dengan konsep pengembangan yang matang.
“Di Makassar belum ada satu pengembangan kota yang didesain dengan sangat serius. Kita datangkan desainer dari luar yang paham kultur Indonesia,” ujarnya.
Rinoka berada di kawasan Business District Summarecon Mutiara Makassar dengan akses melalui Jalan Rainbow Boulevard maupun Jalan Arteri Summarecon yang terhubung langsung ke bandara.
Klaster ini juga dekat dengan berbagai fasilitas utama seperti Sekolah Islam Al Azhar, Pasar Mandiri, Celebes Padel Hub, Hoplin Preschool, Plataran Makassar, Rainbow Food Centre, De Festive, hingga Summarecon Mall Makassar yang saat ini segera memasuki tahap konstruksi utama.
Selain itu, kawasan juga akan dilengkapi berbagai fasilitas lain seperti sekolah Kiddie Star, pusat perbankan, convention center, restoran, hingga rencana pembangunan Mandiri University.