Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperketat pengawasan harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri melalui Satgas Sapu Bersih (Saber). Tim ini dipimpin Diskrimsus Polda Sulsel dan melibatkan seluruh Kapolres serta OPD terkait pangan, termasuk Dinas Perhubungan dan pemerintah daerah.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, Muhammad Ilyas, menjelaskan bahwa pengawasan dijalankan secara terstruktur. Pemantauan dimulai dari distributor awal (D1) hingga distributor berikutnya (D2, D3) dan sampai ke pasar.
"Kita mau pastikan bahwa di harga awal itu sampai ke harga di pasar itu berapa perbedaannya. Contoh kemarin minyak goreng. Nah minyak goreng kan di atas HET ya, tidak boleh kan di atas harga eceran tertinggi yang diambil oleh pemerintah," kata Ilyas, Jumat (13/2/2025).
