ilustrasi rupiah (Unsplash/Mufid Majnun)
Kecurigaan Anto semakin menguat setelah anak lainnya berinisial AS tidak ia temui selama sekitar dua bulan terakhir. Ia menduga anak tersebut juga telah dijual.
“AS ini menurut saya juga sudah dijual, karena sudah dua bulan saya tidak pernah ketemu dengan anak saya,” tambahnya.
Ia juga mengaku mendengar pengakuan dari istrinya terkait bayi dari keluarga iparnya yang diduga langsung diambil seseorang setelah dilahirkan, dengan nilai transaksi mencapai jutaan rupiah.
“Istri saya bilang, waktu iparnya melahirkan, bayinya langsung ada yang ambil dan sudah dibayar Rp 8 juta,” ungkapnya.
Sebelum kasus ini mencuat, Anto mengatakan istrinya sempat berpamitan pulang ke rumah orang tuanya dengan alasan menghindari sakit saat musim hujan. Namun, setelah lebih dari sepekan, istrinya tidak kembali dan keberadaan anak-anaknya pun tidak diketahui.
“Saya sudah minta pulang, tapi tidak mau. Saya datangi rumah mertua, tapi istri dan anak-anak saya sudah tidak ada,” tuturnya.