Manado, IDN Times - Hingga Maret 2026, sebagian besar wilayah di Sulawesi Utara masih mengalami cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan kilat. Hal itu salah satunya disebabkan oleh fenomena La Nina dengan index lemah yang diprediksi masih akan berlangsung hingga akhir bulan ini.
Prakirawan Stasiun Iklim Sulut, Christianto Daniel Pesoth, mengatakan bahwa awal musim kemarau di Sulut baru akan terjadi pada Juni 2026.
"Itupun baru pada Juni dasarian II di sebagian wilayah Bolaang Mongondow Raya dan Minahasa Raya," ujarnya, Minggu (15/3/2026).
