Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
SPMB SD-SMP 2026 Makassar Kini Pakai LONTARA+, Daftar Full Online
Pemerintah Kota Makassar meluncurkan SPMB 2026 dengan integrasi aplikasi LONTARA+ di Lapangan Karebosi, Sabtu (2/5/2026). (Dok. Humas Pemkot Makassar)
  • Pemerintah Kota Makassar meluncurkan sistem SPMB 2026 berbasis aplikasi LONTARA+ yang memungkinkan pendaftaran siswa SD dan SMP dilakukan sepenuhnya secara online melalui satu platform digital.
  • Aplikasi LONTARA+ menyediakan fitur lengkap seperti jadwal, persyaratan, pemantauan seleksi real-time, serta notifikasi tiap tahap untuk memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan efisien.
  • Dinas Pendidikan menyiapkan server terpisah per jenjang pendidikan guna mengantisipasi gangguan teknis, menjamin kestabilan sistem, dan memberikan kepastian layanan bagi masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pemerintah di Kota Makassar bikin cara baru buat daftar sekolah SD dan SMP pakai aplikasi namanya LONTARA+. Sekarang orang tua bisa daftar lewat handphone, nggak perlu antre di sekolah. Aplikasi ini bisa kasih lihat jadwal, syarat, sampai peringkat anak secara langsung. Pak Achi bilang sistemnya lebih mudah dan nggak gampang rusak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar menghadirkan pendekatan baru dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Pembaruan ini yakni dengan mengintegrasikan proses pendaftaran ke dalam aplikasi LONTARA+.

Inovasi ini menjadi pembeda dibanding tahun sebelumnya. Seluruh tahapan penerimaan siswa kini terpusat dalam satu platform digital milik Pemkot Makassar yang bisa diakses melalui telepon genggam.

Orang tua tidak lagi bergantung pada kunjungan langsung ke sekolah atau antrean panjang saat proses pendaftaran. Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menjelaskan integrasi tersebut menghadirkan kemudahan sekaligus keterbukaan dalam proses seleksi.

"Pelaksanaan jadwal SPMB di Kota Makassar tahun ini, kami menghadirkan inovasi pendaftaran bisa melalui integrasi sistem digital berbasis aplikasi LONTARA+," kata Achi saat peluncuran SPMB di Lapangan Karebosi, Sabtu (2/5/2026).

1. Pendaftaran full online dan fitur lengkap dalam satu aplikasi

Ilustrasi PPDB Makassar 2021. IDN Times/Asrhawi Muin

Melalui LONTARA+, masyarakat dapat mengakses pendaftaran SPMB secara online dengan lebih praktis. Selain itu, berbagai kemudahan juga tersedia dalam satu platform, seperti informasi jadwal, persyaratan, pemantauan proses seleksi secara real-time, hingga notifikasi setiap tahapan penerimaan siswa.

Inovasi ini dirancang untuk memangkas antrean panjang dan mengurangi potensi kecurangan dalam proses seleksi. Sistem ini juga diharapkan memastikan seluruh tahapan berjalan lebih transparan dan akuntabel.

"Kami, Dinas Pendidikan bekerja sama Dinas Kominfo Makassar, aplikasi Lontara hadir dirancang untuk memberikan kemudahan akses sekaligus menjamin transparansi dalam seluruh tahapan penerimaan siswa baru di Kota Makassar," tutur Achi.

2. Akses aplikasi untuk lihat jadwal pendaftaran

Logo aplikasi LONTARA+ milik Pemerintah Kota Makassar. (PlayStore)

Untuk masyarakat Kota Makassar, aplikasi LONTARA+ dapat diunduh dengan mudah melalui smartphone. Pengguna bisa mengaksesnya lewat Google Play Store (Android) atau App Store (iOS) dengan mencari Makassar Super App atau LONTARA+, lalu menginstalnya.

Selain melalui aplikasi, Pemkot Makassar tetap membuka akses pendaftaran melalui laman resmi Spmb.makassarkota.go.id.

Jadwal pendaftaran SPMB 2026 untuk jenjang SD dan SMP akan dilaksanakan secara bertahap mulai Mei hingga Juni 2026. Tahapan ini disiapkan untuk memberi ruang adaptasi bagi masyarakat sekaligus memastikan proses berjalan tertib dan merata.

Terkait jadwal pelaksanaan, Achi memastikan bahwa seluruh tahapan SPMB telah disusun. Informasi tersebut dapat diakses melalui petunjuk pelaksanaan resmi yang disiapkan oleh Dinas Pendidikan.

"Hari ini kita launching, tentu jadwalnya sudah ada. Masyarakat bisa melihat secara lengkap di petunjuk pelaksanaan SPMB," katanya.

3. Pantauan real-time hingga peringkat siswa

Ilustrasi PPDB. IDN Times/Fariz Fardianto

Achi menjelaskan melalui sistem tersebut masyarakat dapat mengetahui secara langsung posisi pendaftaran dan perkembangan proses seleksi. Informasi ini juga mencakup peringkat berdasarkan jalur yang dipilih, seperti jalur domisili.

Seluruh data tersebut dapat diakses secara real-time hanya melalui telepon genggam. Sistem ini memungkinkan orang tua memantau setiap tahapan proses secara terbuka dan langsung.

Misalnya, orang tua dapat melihat sejauh mana proses berjalan. Selain itu, mereka juga bisa mengetahui peringkat anak pada jalur domisili dengan lebih jelas.

"Jadi, ini adalah sistem terintegrasi yang memungkinkan orang tua siswa memantau seluruh proses secara terbuka, transparan, dan akuntabel sejak awal pendaftaran," kata Achi.

4. Antisipasi gangguan sistem

Ilustrasi PPDB. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Lebih jauh, Achi menegaskan bahwa kehadiran LONTARA+ juga menjadi solusi atas berbagai kendala teknis yang pernah terjadi pada pelaksanaan sebelumnya, seperti gangguan server akibat tingginya akses secara bersamaan. Hal ini menjadi bagian dari upaya perbaikan sistem agar layanan berjalan lebih stabil.

Tahun ini, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menyiapkan server tersendiri untuk setiap jenjang pendidikan. Mulai dari PAUD, SD, hingga SMP masing-masing memiliki dukungan sistem yang terpisah untuk mengurangi potensi gangguan saat akses meningkat.

"Jadi masyarakat tidak perlu cemas karena sistem ini dirancang untuk lebih stabil dan memberikan kepastian layanan," kata Achi.

Editorial Team