Makassar, IDN Times – Tim Disaster Victim Identification (DVI) gabungan Polri memastikan identitas salah satu jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Jenazah perempuan tersebut merupakan Florencia Lolita Wibisono, pramugari Indonesia Air Transport (IAT).
Kepala Bidang Dokter dan Kesehatan Polda Sulsel Kombes Muhammad Haris mengatakan, jenazah dengan nomor postmortem 62B.01 dinyatakan cocok dengan data antemortem yang diperoleh dari pihak keluarga korban.
“Teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono, jenis kelamin perempuan, umur 33 tahun,” kata Haris saat konferensi pers di Kantor Biddokkes Polda Sulsel, Makassar, Rabu (21/1/2026).
Haris menjelaskan, identifikasi dilakukan menggunakan metode forensik yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, melibatkan berbagai unsur dalam tim DVI gabungan. “(Teridentifikasi) melalui sidik jari, data gigi, properti, dan ciri medis,” dia menambahkan.
Menurut profilnya di laman Linkedin, Florencia berpengalaman sebagai pramugari selama sekitar 14 tahun. Lulusan Universitas Pelita Harapan ini berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara.
