Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat ujian teori berbasis komputer di ruang Satpas. (Dok.IDN Times/Humas Pemkot Makassar)
Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengapresiasi langkah Polrestabes Makassar yang mulai membuka layanan SIM C1 bagi komunitas motor gede di Kota Makassar.
Menurut Appi, pengendara moge memang harus memiliki kemampuan berkendara yang lebih baik karena kendaraan dengan kapasitas mesin besar memiliki risiko lebih tinggi di jalan raya.
“Karena biasanya teman-teman di komunitas motor ini dengan cc motor yang lebih besar harusnya punya keterampilan yang lebih baik dalam handling,” ucapnya.
Appi menilai kehadiran SIM C1 dapat menjadi standar untuk memastikan pengendara moge memahami teknik berkendara yang aman demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.
“Karena persoalannya ini tidak hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga orang lain kalau handling motornya tidak baik atau tidak benar,” tutur Appi.
Ia pun mengajak seluruh komunitas motor gede di Makassar segera mengurus SIM C1 jika menggunakan kendaraan di atas 250 cc.
“Ini sangat penting untuk memastikan berkendara dengan baik, mengikuti aturan dan rambu-rambu lalu lintas yang ada,” katanya.
Saat ditanya soal tantangan selama ujian praktik, Appi mengaku kesulitan utama terletak pada bobot motor yang jauh lebih berat dibanding motor biasa.
“Semakin tinggi cc motornya biasanya semakin berat dan semakin besar, sehingga handling-nya memang harus dipastikan untuk bisa mengikuti jalur-jalur standar yang dibuat,” tutupnya.