Makassar, IDN Times – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri memaparkan metode serta tantangan dalam proses identifikasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Hingga kini, satu jenazah perempuan telah teridentifikasi sebagai pramugari Indonesia Air Transport, Florencia Lolita Wibisono.
Kepala Bidang Dokter dan Kesehatan Polda Sulsel Kombes Muhammad Haris mengatakan, identifikasi korban dilakukan dengan dua metode utama. “Dalam proses identifikasi ini ada dua metode yang digunakan. Yaitu primer dan sekunder,” kata Haris dalam konferensi pers di Kantor Biddokkes Polda Sulsel, Makassar, Rabu (21/1/2026).
