Makassar, IDN Times - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri memastikan seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 berhasil teridentifikasi. Total korban berjumlah 10 orang, terdiri dari tujuh kru pesawat dan tiga penumpang, seluruhnya sesuai dengan data manifes penerbangan.
Kapusident Bareskrim Polri Brigjen Pol. Mashudi menjelaskan sebagian besar korban berhasil diidentifikasi melalui pemeriksaan sidik jari. Metode ini tetap efektif meski kondisi jenazah tidak sepenuhnya utuh akibat benturan keras saat kecelakaan.
"Kemarin dari tujuh kantong jenazah yang diterima, memang semuanya masih bisa teridentifikasi dengan sidik jari. Terhadap kantong jenazah PM05, ini kami mengambil perbandingan jempol kanan. Seperti ini contohnya. Alhamdulillah papilernya masih ada," kata Mashudi sambil menunjukkan gambar ilustrasi sidik jari saat konferensi pers di Biddokkes Polda Sulsel, Sabtu (24/1/2026).
