Makassar, IDN Times - Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026). Sehari setelahnya, pesawat dipastikan jatuh usai menabrak Gunung Bulusaraung di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Pesawat dengan nomor penerbangan PK-THT ini sedang disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk kegiatan pengawasan rutin sektor kelautan dan perikanan dari udara. Saat kecelakaan, pesawat dalam rute penerbangan Yogyakarta-Makassar, membawa sepuluh orang terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang.
PT Indonesia Air Transport (IAT) adalah perusahaan jasa penerbangan charter asal Indonesia yang telah beroperasi sejak 1968. Berbasis di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, IAT dikenal menyediakan layanan penerbangan untuk berbagai kebutuhan industri termasuk minyak dan gas, pertambangan, serta klien korporat dan VIP di dalam negeri maupun Asia Tenggara.
Dalam profil di laman resminya, perusahaan mempromosikan diri sebagai penyedia “five star service in the air”. Perusahaan menekankan kenyamanan, keselamatan, dan fleksibilitas untuk klien premium yang membutuhkan penerbangan sewa atau tugas khusus, bukan hanya layanan komersial biasa.
