Makassar, IDN Times - Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Sulawesi Selatan menilai harga pangan yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) tidak wajar. Kondisi tersebut dipandang sebagai indikasi adanya praktik permainan di tingkat pedagang.
Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional, Brigadir Jenderal Polisi Hermawan, menyebut produksi sejumlah komoditas utama di Sulawesi Selatan berada pada kondisi surplus. Komoditas tersebut meliputi ayam, daging, dan telur.
"Artinya, pasti harga di produsen murah. Kalau sampai harga hilirnya tinggi berarti itu permainan pedagang. Itu yang akan segera ditindaklanjuti oleh satgas yang dipimpin oleh Diskrimsus," kata Hermawan usai Rapat Koordinasi Satgas Saber Pangan di Kanwil Bulog Sulselbar, Selasa (10/2/2026).
