Pemberian uang saku jemaah haji di Embarkasi Solo. (Dok. BPKH)
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, menyebut tren belanja jemaah mulai meningkat dalam beberapa hari terakhir. Namun, jemaah diminta tetap mengendalikan diri agar tidak membawa barang berlebih.
“Jemaah diminta tetap mengendalikan diri agar tidak membawa barang bawaan berlebih yang dapat menyulitkan mobilitas,” kata Maria dalam konferensi pers di Jakarta.
Ia mengingatkan, perjalanan jemaah masih berlanjut ke Mekkah sehingga barang bawaan yang terlalu banyak berpotensi menyulitkan diri sendiri dan mengganggu kenyamanan jemaah lain.
Maria juga menekankan bahwa kesempatan berbelanja masih terbuka di Mekkah, sementara kapasitas bagasi jemaah sangat terbatas. Di sisi lain, akses layanan kargo tidak selalu mudah, sehingga pembelian dalam jumlah besar berisiko menimbulkan kendala logistik.
“Jemaah diimbau untuk berbelanja secara bijak dengan mengutamakan kebutuhan, bukan keinginan. Fokus utama tetap pada kelancaran dan kekhusyukan dalam menjalankan ibadah haji,” tandasnya.