Makassar, IDN Times - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar menyoroti besarnya potensi industri farmasi Indonesia, yang mencakup kapasitas produksi obat modern di seluruh negeri. Selain itu, dia menekankan peluang besar dari pengembangan obat herbal berbasis kekayaan sumber daya alam Indonesia.
Data dari BPOM menunjukkan Indonesia memiliki 272 pabrik industri obat yang aktif memproduksi berbagai jenis farmasi. Selain itu, terdapat 3.009 perusahaan farmasi besar dan lebih dari puluhan ribu apotek serta toko obat yang tersebar di seluruh wilayah negeri.
"Apotek-apotek dan toko obat terhadap instalasi kefarmasian kita, itu 60.000-an lebih se-Indonesia," kata Taruna saat memberikan keterangan usai menghadiri Rakernas Ikatan Apoteker Indonesia di Hotel Claro, Makassar, Kamis (28/8/2025).