Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polisi Kena Bogem saat Amankan Demo di BWS Sulbar, Pelaku Ditangkap
Pria yang memukul polisi saat unjuk rasa di Sulawesi Barat. Dok. Istimewa

Makassar, IDN Times - Anggota Polisi bernama Bripda Muh. Reski menjadi korban pemukulan saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) di kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V di Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat (Sulbar) Selasa (2/6/2026).

Insiden pemukulan tersebut tersebar luas an viral diberbagai platform media sosial khususnya instagram. Tampak dalam video korban awalnya berusaha menenangkan massa yang mulai anarkis, tiba-tiba salah satu peserta aksi melayangkan pukulan tepat di wajah Bripda Muh. Reski.

1. Polisi tindak tegas

Pria yang memukul polisi saat unjuk rasa di Sulawesi Barat. Dok. Istimewa

Akibat pemukulan itu, korban sempat terpental dan langsung memegang wajahnya. Sementara pelaku yang mengenakan kaos biru lengkap dengan kacamata dan masker putih langsung mundur.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir mengatakan tindakan kekerasan terhadap petugas yang sedang menjalankan tugas negara tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun dan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Siapa pun yang terbukti melakukan pemukulan terhadap anggota kepolisian saat menjalankan tugas akan dimintai pertanggungjawaban sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Herman Basir, Rabu (3/6/2026).

2. Massa soroti adanya dugaan korupsi

Polisi menyita barang bukti pelaku pemukulan anggota polisi saat unjuk rasa di Sulawesi Barat. Dok. Istimewa

Herman menuturkan, kasus pemukulan yang dialami Bripka Muh. Reski tengah diselidiki personel Reskrim dan korban juga telah melakukan visum untuk melengkapi bukti laporannya.

"Iya (korban) sudah buat laporan polisi, korban mengalami luka memar pada bagian pelipis kanan," ujar Herman.

Massa Imapus menyoroti sederet rapor merah tata kelola infrastruktur di bawah kendali BWS Sulawesi V. Mereka mendesak pengusutan tuntas atas polemik pemindahan lokasi Bendungan Sungambaho serta mengendus adanya aroma korupsi pada dugaan proyek fiktif rehabilitasi bendungan di Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa.

3. Pelaku pemukulan ditangkap

Pria yang memukul polisi saat unjuk rasa di Sulawesi Barat. Dok. Istimewa

Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi mengatakan tak sampai 1x24 jam, polisi berhasil menangkap pendemo berinisial AR (37) yang pelaku pemukulan.

"AR berhasil ditangkap tanpa perlawanan setelah tim gabungan mendeteksi lokasi persembunyiannya," kata Ferdyan kepada wartawan dalam konferensi pers di Polresta Mamuju, Rabu (3/6/2026) malam.

Ferdyan mengungkap fakta baru yang mengarah pada dugaan adanya aktor intelektual dan penyandang dana di balik aksi demonstrasi tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap tersangka menunjukkan bahwa aksi unjuk rasa itu diduga tidak lagi murni sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat. 

"Aksi ini digerakkan oleh salah satu pengusaha atau kontraktor yang merasa kecewa karena tidak mendapatkan paket pekerjaan atau proyek di Kantor BWS tahun ini,” ungkap Ferdyan.

Editorial Team

Related Article