Makassar, IDN Times - Pupuk Indonesia mensosialisasikan penambahan alokasi pupuk bersubsidi kepada petani, pemilik kios, distributor dan dinas pertanian di Sulawesi Selatan. Pada tahun 2024, alokasi pupuk bersubsidi secara nasional ditambah dari 4,7 juta ton menjadi 9,5 juta ton.
SVP Strategi Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Pupuk Indonesia Deni Dwiguna Sulaeman mengatakan, penambahan alokasi sebagai upaya pemerintah mendukung program ketahanan pangan nasional. Penambahan alokasi pupuk bersubsidi perlu disosialisasikan agar petani yang terdaftar bisa menerima manfaatnya.
"Diharapkan sampai ke petani penerima pupuk bahwa tahun ini terjadi penambahan alokasi yang dapat ditebus dengan KTP saja di pengecer resmi," kata Deni pada kegiatan sosialisasi di Makassar, Rabu (15/5/2024).